JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mencetak 863 pengembang baru hasil kolaborasi dengan Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) Institut Teknologi Bandung (ITB). Melalui Program Mini MBA in Property Housing Finance Center (HFC) BTN dan SBM ITB memberikan pembelajaran lengkap sekaligus simulasi nyata menjadi pengembang berkualitas.
Direktur Commercial Banking BTN Hermita mengatakan program ini digelar untuk melahirkan pengembang kompeten yang menghadirkan rumah-rumah berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.
"Lulusan dari Mini MBA in Property ini tidak hanya mendapatkan ilmu tapi akan kami berikan juga akses ke kredit konstruksi di BTN, pembinaan untuk kredit bagi UMKM di kluster perumahan, hingga business matching dengan pasar dan pelaku usaha berkualitas yang terhubung di ekosistem perumahan BTN. " ujar Hermita di sela Wisuda Mini MBA in Property Tahun 2026 di Jakarta, Sabtu (28/3/2026).
Hermita melanjutkan, sektor properti masih memiliki potensi besar karena kebutuhan rumah di Indonesia yang terus meningkat, terutama di daerah. Selain itu, saat ini Pemerintah memberikan dukungan kuat untuk mengembangkan sektor perumahan nasional dengan berbagai program pembiayaan dan subsidi.
Penyelenggaraan Program Mini MBA in Property, menurut Hermita, juga menjadi langkah BTN untuk meningkatkan kualitas perumahan di Indonesia dan mendorong ekonomi nasional. Pasalnya, rumah merupakan sektor padat modal dan menggunakan 90% bahan lokal. "Bahkan untuk setiap Rp1 triliun modal masuk ke sektor perumahan maka akan menambah 8.000 tenaga kerja, sehingga berdampak besar bagi perekonomian nasional," ujar Hermita.