JAYAPURA - Pemerintah Kota Jayapura mulai Senin menerapkan pembelajaran dalam jaringan (daring) atau "online" setelah status tanggap darurat diberlakukan di daerah itu akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 terjadi pada Kamis (9/2/2023).
Kepala SMAN 4 Entrop, Anton Joko Martono mengatakan, pembelajaran secara daring itu dilakukan hingga 28 Februari mendatang.
Kegiatan belajar-mengajar tetap dilakukan setiap hari, hanya tidak tatap muka melainkan daring. Hal itu diberlakukan di setiap jenjang pendidikan.
Ketika ditanya dampak gempa, Anton Margono mengakui, ada beberapa bagian di sekolahnya yang mengalami kerusakan dan yang terparah adalah jembatan yang menghubungkan dua bangunan dan sudah diminta untuk tidak dilewati.
"Pemeriksaan dari konsultan terungkap bila jembatan penghubung sudah tidak dapat dilewati serta ada beberapa kerusakan kecil, " kata Anton dikutip dari Antara, Selasa (14/2/2023).
Beberapa orangtua murid mengaku pemberitahuan belajar secara daring baru diberitahu Minggu (12/2/2023) oleh wali kelas.