JAKARTA - Katanya, tidak ada bidang IPA yang tidak ada hitungannya. Tapi, bagaimana dengan lulusan SMA MIPA yang kurang suka hitung-hitungan? Jangan khawatir.
Kamu tidak perlu sampai lintas jurusan karena ada beberapa jurusan di rumpun ilmu saintek yang mata kuliah terkait ilmu hitung hanya sedikit.
• Biologi
Jurusan biologi identik dengan mempelajari makhluk hidup dan lingkungannya, mulai dari mikroorganisme sampai hewan terbesar. Jadi, jurusan ini lebih banyak menghapal daripada menghitung. Mata kuliah yang dipelajari bermacam-macam, di antaranya genetika, perkembangan hewan atau tumbuhan, konservasi, rekayasa genetik, sel makhluk hidup, dan masih banyak lagi.
Salah satu prospek kerja lulusan biologi adalah menjadi peneliti di berbagai bidang. Meskipun tidak banyak hitungan, yang penting harus memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, suka mengobservasi, dan teliti, ya.
• Sistem Informasi
Sekilas, sistem informasi mirip dengan teknik informasi atau ilmu komputer karena sama-sama berhubungan dengan teknologi. Namun, sebenarnya ketiga bidang tersebut berbeda. Sistem informasi menggabungkan antara ilmu komputer dengan bisnis dan manajemen.
Jadi tidak hanya hitung-hitungan yang dipelajari, tapi juga proses bisnis dalam suatu perusahaan. Data-data dan proses tersebut dirancang menjadi sistem yang perusahaan butuhkan. Prospek kerja lulusan sistem informasi antara lain sebagai network administrator, system analyst, atau data analyst.
• Agribisnis
Seperti namanya, jurusan agribisnis berfokus pada bisnis dalam bidang pertanian. Jurusan ini mengombinasikan antara pertanian dan ekonomi. Dalam rumpun saintek, agribisnis termasuk ke dalam ilmu biologi, di mana mahasiswa akan lebih memperdalam tentang klasifikasi berbagai jenis tanaman.
Yang dipelajari dalam jurusan ini adalah mengolah hasil pertanian, mengembangkannya menjadi sebuah produk yang bernilai jual. Prospek kerja bidang ini, selain bisa mendirikan bisnis sendiri, juga bisa menjadi ahli bioteknologi dan bekerja di BUMN.
• Budidaya Perairan (Akuakultur)
Jurusan yang bisa disebut sebagai akuakultur ini mempelajari tentang bagaimana mengolah dan mengembangkan sumber daya perairan seperti ikan, baik ikan darat, laut, maupun tawar. Jadi tidak cuma perairan laut saja, tapi juga mencakup rawa, sungai, dan danau.
Alih-alih menghitung, mahasiswa akuakultur akan lebih belajar praktik tentang cara budidaya, menangkap, dan menangani ikan serta biota air lainnya. Lulusan akuakultur sangat dibutuhkan di Indonesia. Prospek kerjanya antara lain peternak, peneliti dan bagian dari lembaga konservasi lingkungan.
• Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
Jurusan K3 memang masih kurang populer di Indonesia. Hanya segelintir universitas yang menyediakan jurusan ini, antara lain di Universitas Indonesia, Insititut Teknik Bandung, Universitas Diponegoro, dan Universitas Gadjah Mada.
Jurusan inirfokus pada dispilin ilmu mengenai keterkaitan akan keselamatan dan kesehatan para pekerja di suatu perusahaan. Seorang mahasiswa K3 akan dilatih untuk peka dengan perlindungan seperti apa yang diperlukan dalam suatu lingkungan kerja.
Karenanya, jika berada di jurusan ini, selain teori, mahasiswa juga akan terjun ke lapangan untuk mengevaluasi. Adapun prospek kerja jurusan K3 bisa menjadi analis quality control, health and safety engineers, pengawas konstruksi bangunan, hingga koordinator.
Dilansir dari berbagai sumber:
Alifia Nur Faiza/Litbang MPI
(Widi Agustian)