KALBAR - Seorang guru Sekolah Dasar Negeri 11 Desa Tanjung Lokang, Kecamatan Putussibau Selatan, Kapuas Hulu Kalimantan Barat mengeluhkan dengan kondisi fasilitas pendidikan yang sangat memprihatinkan.
"Saya harus tinggal di ruang kantor sekolah karena rumah dinas guru belum dibangun kembali setelah hanyut oleh banjir setahun lalu," kata Antonius Malung Suka ketika di temui di sela-sela kegiatan Porseni Kecamatan Putussibau Selatan, Kapuas Hulu, Kamis (19/1/2017).
Pria yang bertugas di hulu Sungai Kapuas itu menuturkan, saat ini aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut dilaksanakan apa adanya. Menurut Antonius, buku paket pelajaran, meja dan kursi sama sekali belum ada.
"Sebelum dihantam banjir bandang memang dulu semuanya lengkap fasilitas sekolah itu, namun saat ini tinggal kenangan," tutur Antonius.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu dapat segera memperhatikan dan membangun fasilitas SDN 11 Tanjung Lokang.