Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Riwayat Pendidikan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo yang Bertugas Menjaga Kestabilan Nilai Rupiah

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Selasa, 19 Mei 2026 |19:01 WIB
Riwayat Pendidikan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo yang Bertugas Menjaga Kestabilan Nilai Rupiah
Riwayat Pendidikan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo yang Bertugas Menjaga Kestabilan Nilai Rupiah (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pelemahan nilai tukar rupiah belakangan ini kembali membuat perhatian publik tertuju pada Bank Indonesia sebagai lembaga yang bertugas menjaga stabilitas mata uang nasional.

Di balik kebijakan moneter yang dijalankan bank sentral, terdapat sosok Perry Warjiyo yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2023–2028.

Bank Indonesia memiliki tugas utama menjaga kestabilan nilai rupiah melalui kebijakan di bidang moneter, sistem pembayaran, dan stabilitas sistem keuangan. Kebijakan tersebut dijalankan menggunakan berbagai instrumen ekonomi untuk menjaga kondisi perekonomian nasional tetap stabil.

Riwayat Pendidikan Perry Warjiyo

Perry Warjiyo lahir di Sukoharjo pada 1959. Ia menempuh pendidikan tinggi di Universitas Gadjah Mada dan lulus dari Fakultas Ekonomi pada tahun 1982.

Setelah menyelesaikan studi di Indonesia, Perry melanjutkan pendidikan ke Iowa State University, Amerika Serikat. Di kampus tersebut, ia meraih gelar Master pada 1989 dan gelar doktor atau Ph.D pada 1991.

Perjalanan Karier di Bank Indonesia

Karier Perry Warjiyo di Bank Indonesia dimulai sejak 1984. Selama puluhan tahun, ia banyak berkecimpung dalam bidang riset ekonomi, kebijakan moneter, hubungan internasional, hingga pengelolaan devisa negara.

Sebelum menjadi Gubernur BI, Perry pernah menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia periode 2013–2018. Ia juga sempat menjadi Asisten Gubernur yang membidangi kebijakan moneter, makroprudensial, dan internasional.

Selain berkarier di Bank Indonesia, Perry juga pernah bertugas di International Monetary Fund (IMF) sebagai Direktur Eksekutif pada 2007–2009. Dalam posisi tersebut, ia mewakili 13 negara anggota yang tergabung dalam South-East Asia Voting Group.

Pada 2018, Perry Warjiyo resmi ditunjuk menjadi Gubernur Bank Indonesia untuk periode 2018–2023 dan kembali dipercaya melanjutkan jabatan tersebut hingga 2028.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement