Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Asal-usul dan Makna 'Minal Aidin Wal Faizin' yang Sering Disalahartikan

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Kamis, 19 Maret 2026 |12:56 WIB
Asal-usul dan Makna 'Minal Aidin Wal Faizin' yang Sering Disalahartikan
Asal-usul dan Makna 'Minal Aidin Wal Faizin' yang Sering Disalahartikan (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA – Saat Hari Raya Idulfitri tiba, ucapan “Minal Aidin Wal Faizin” hampir selalu terdengar dalam momen silaturahmi. Ungkapan ini sudah begitu akrab di tengah masyarakat Indonesia, bahkan sering dianggap sebagai bagian utama dari tradisi Lebaran. Namun, tidak sedikit yang keliru memahami arti sebenarnya dari kalimat tersebut.

Selama ini, banyak orang mengira “Minal Aidin Wal Faizin” berarti “mohon maaf lahir dan batin”. Padahal, makna aslinya tidak seperti itu. Lantas, apa arti yang tepat dari ungkapan ini?

Makna Sebenarnya

Secara etimologis, frasa ini berasal dari bahasa Arab dan tersusun dari beberapa kata:

  • Min: dari
  • Al-‘Aidin: orang-orang yang kembali
  • Wal: dan
  • Al-Faizin: orang-orang yang menang

Jika dirangkai, kalimat ini bermakna:
“Semoga kita termasuk orang-orang yang kembali (ke fitrah) dan menjadi golongan yang menang.”

Makna “kembali” merujuk pada kondisi suci setelah menjalani ibadah puasa selama Ramadan. Sementara “menang” menggambarkan keberhasilan dalam mengendalikan diri dan meraih ketakwaan.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement