Dengan demikian, jelas bahwa arti tersebut berbeda dari ungkapan permohonan maaf.
Menariknya, ungkapan “Minal Aidin Wal Faizin” bukan berasal dari ajaran langsung Rasulullah. Di banyak negara Timur Tengah, kalimat ini juga tidak umum digunakan saat Idulfitri.
Beberapa literatur menyebutkan bahwa frasa ini berasal dari karya sastra Arab klasik yang kerap muncul dalam syair. Penggunaannya justru lebih populer di kawasan Asia Tenggara seperti Indonesia dan Malaysia.
Dalam tradisi Islam, ucapan yang memiliki dasar dari hadis adalah:
“Taqabbalallahu minna wa minkum”
yang berarti: “Semoga Allah menerima amal ibadah kami dan kalian.”