JAKARTA - Adu pendidikan Dwi Sasetyaningtyas dengan Arya Iwantoro, pasangan viral alumni LPDP yang diblacklist Purbaya. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memasukkan pasangan alumni beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas dan suaminya, Arya Iwantoro ke dalam daftar hitam (blacklist) permanen.
Keputusan ini merupakan buntut dari tindakan yang dianggap merendahkan martabat negara serta adanya kewajiban pengabdian yang belum dipenuhi. Hal ini disampaikan Purbaya merespons pernyataan Dwi Sasetyaningtyas yang menyebut "cukup saya yang WNI, anak-anakku jangan”. Sanksi ini memastikan bahwa keduanya tidak akan lagi memiliki kesempatan untuk bekerja atau menjalin hubungan profesional dengan seluruh instansi pemerintah Indonesia di masa depan.
"Blacklist artinya nanti mereka tidak bisa kerja lagi (berhubungan) dengan pemerintah di sini, selama saya di sini atau di blacklist permanen, dua-duanya (Dwi Sasetyaningtyas dan Arya Iwantoro)," ujar Purbaya usai konferensi pers APBN Kita.
- Dwi Sasetyaningtyas
Tyas menghabiskan masa pendidikan bangku SD hingga SMA di Surabaya, Jawa Timur. Ia lalu menempuh pendidikan S1 di jurusan Teknik Kimia di Institut Teknologi Bandung (ITB). Setelah lulus, Tyas melanjutkan studi S2 di Delft University of Technology (Belanda) melalui beasiswa LPDP dan lulus pada Agustus 2017.
Seusai pendidikan S2-nya rampung, iasempat kembali ke Indonesia dan aktif mengembangkan diri, termasuk dalam kegiatan sosial dan aktivisme lewat Sustaination sebelum ikut suami tinggal di Inggris.
- Arya Iwantoro
Arya meraih gelar S1 dari Prodi Teknik Kelautan di ITB pada 2013 sebelum melanjutkan studi ke luar negeri. Dia menempuh studi magister di Utrecht University dengan beasiswa LPDP dan lulus dengan gelar Master of Science pada 2016.
Bapak dua anak ini kembali mendapatkan beasiswa LPDP untuk melanjutkan pendidikan doktoralnya di almamaternya dan berhasil meraih gelar Doctor of Philosophy (PhD) di bidang Geografi Fisik (Physical Geography) pada 2022. Tak hanya mentereng di bidang akademik, ia terlibat dalam karier riset di luar negeri, termasuk posisi sebagai Senior Research Consultant di University of Plymouth, Inggris sejak 2025.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik