JAKARTA – Nama dr. Piprim Basarah Yanuarso kembali menjadi perhatian publik setelah polemik mutasi dan pemberhentiannya oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Sosok yang menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (PP IDAI) ini dikenal luas sebagai dokter spesialis anak dengan kompetensi subspesialis kardiologi anak.
Isu yang mencuat berkaitan dengan sikapnya dalam mempertahankan independensi kolegium ilmu kesehatan anak. Ia menilai struktur kolegium seharusnya tetap berdiri independen dan tidak berada langsung di bawah otoritas kementerian.
dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp.Kardio(K), lahir pada 15 Januari 1967. Sejak awal kariernya, ia menekuni bidang kesehatan anak, khususnya penyakit jantung pada bayi, anak-anak, hingga remaja.
Selama kurang lebih dua dekade, ia berpraktik di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat. RSCM merupakan rumah sakit rujukan nasional yang menangani berbagai kasus medis kompleks, termasuk gangguan jantung bawaan pada anak. Pengalaman panjang di institusi tersebut memperkuat reputasinya sebagai konsultan kardiologi anak.
Dalam dinamika terbaru, ia sempat dimutasi ke RSUP Fatmawati. Namun, keputusan tersebut menjadi bagian dari polemik yang berkembang di ruang publik.