Ada kisah menarik dari Kak Seto saat hendak kuliah S1. Usai lulus dari SMA, Kak Seto ternyata sempat gagal diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) dan juga Universitas Indonesia (UI). Karena kecewa, Kak Seto memutuskan untuk merantau ke Jakarta meski tanpa bekal dan keahlian apa pun.
Kak Seto kerja serabutan di Jakarta sembari menunggu tes Fakultas Kedokteran tahun berikutnya. Dia kembali gagal masuk Fakultas Kedokteran. Atas saran Pak Kasur (Soerjono) yang dia kenal saat menjadi asisten pemilik Taman Kanak-Kanak, Kak Seto memutuskan pindah haluan dan mendaftar ke Fakultas Psikologi UI.
Kak Seto berhasil diterima dan menyelesaikan pendidikan S1 di Fakultas Psikologi UI pada 1981. Kak Seto melanjutkan pendidikannya ke Magister Bidang Psikologi Program Pascasarjana UI pada 1989, juga meraih gelar Doktor bidang Psikologi Program Pascasarjana UI pada 1993.
Kak Seto memiliki nama lengkap Seto Mulyadi. Dia lahir di Klaten, Jawa Tengah (Jateng) pada 28 Agustus 1951. Kak Seto juga dikenal dengan sapaan Sang Mentor. Nama ayahnya yakni Mulyadi Effendy dan ibunya Mariati.
Kak Seto ternyata memiliki saudara kembar bernama Kresno Mulyadi atau akrab disapa Kak Kresno yang juga seorang psikiater anak. Kak Seto juga memiliki seorang kakak bernama Maruf Mulyadi.