Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anggaran Pendidikan Tak Efektif, JK Sentil Nadiem Jarang Ngantor dan Turun ke Lapangan

Tangguh Yudha , Jurnalis-Senin, 09 September 2024 |19:05 WIB
Anggaran Pendidikan Tak Efektif, JK Sentil Nadiem Jarang Ngantor dan Turun ke Lapangan
Jusuf Kalla Kritik Nadiem Makarim (Foto: MPI)
A
A
A

JAKARTA - Anggaran yang digelontorkan pemerintah dinilai masih belum efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Hal ini disampaikan Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Menurutnya hal ini karena Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi saat ini tidak punya pengalaman pendidikan dan jarang turun ke lapangan.

JK menyebut Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Riset yang tidak memiliki pengalaman. Di sisi lain kebiasaannya yang jarang turun ke lapangan dan jarang ngantor juga menyebabkan anggaran tidak tersalurkan dengan baik.

"Yang paling utama yang harus dilakukan saat ini adalah mengefektifkan anggaran yang ada, bukan menggugat anggaran. Ada Mas Nadiem yang tidak punya pengalaman pendidikan, tidak pernah datang ke daerah, dan jarang ke kantor. Bagaimana bisa," kata JK dikutip Senin (9/9/2024).

"Pemerintah tolong dipilih betul menteri yang ngerti pendidikan. Kalau tidak, mau sekian triliun dikasih akan hancur pendidikan. Jadi bukan hanya anggaran diperbaiki, tapi orang yang melaksanakannya juga perlu diperbaiki," tambahnya.

JK yang juga merupakan Mantan Wakil Presiden itu berharap agar Menteri Pendidikan dan Riset di masa kepresidenan Prabowo Subianto mendatang merupakan sosok yang benar-benar hebat dan biasa berkecimpung di sektor yang sesuai. Ia bahkan menyinggung sederet nama, termasuk Anies Baswedan.

"Coba cari, siapa menteri pendidikan selama ini. Menteri pendidikan pertama Ki Hajar Dewantoro, orang hebat, mendirikan taman siswa. Itu lah cikal bakal dari prinsip pendidikan kita," ujar JK.

"Ada Pak Soemantri, ada Syarief Thayeb, Daoed Joesoef, Fuad, semua orang hebat di bidang pendidikan. Ada pak Juwono, Pak Abdul Malik Fadjar semua orang ahli pendidikan. Ada Muhadjir, ada Pak Nuh rektor ITS, Pak Anies Rektor Paramadina," imbuhnya.

(Taufik Fajar)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement