Meskipun pejabat China mengatakan kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahwa tidak ada patogen baru yang terdeteksi dalam wabah, dan sebaliknya. Tetapi penyakit tersebut diduga karena virus musiman yang diketahui seperti flu dan RSV, bersama dengan bakteri Mycoplasma Pneumoniae.
BACA JUGA:
Oleh karena itu, pejabat mengatakan selepas tindakan Covid dilepas pada akhir 2022, maka hal ini membuat populasi mengalami kerentanan terhadap virus, terutama pada saat ini yang sudah mulai memasuki perpindahan musim sehingga penyakit flu pun mulai muncul. Lebih lanjut, terkait tindakan Covid telah hilang di Belanda untuk beberapa waktu, membuatnya tidak jelas apa yang akan terjadi hingga menyebabkan lonjakan seperti tahun ini. Namun, yang mereka ketahui pada beberapa orang takut kalau bahwa pejabat di China menutupi tahap awal epidemi. Karena menurutnya bangsa China sebagian besar dikritik karena tanggapan awalnya terhadap penemuan Covid-19 yang sempat terjadi pada hampir tepat empat tahun yang lalu, dan beberapa telah melihat situasi saat ini sebagai gema dari masa lalu.
(Marieska Harya Virdhani)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik