Takdir berkata lain, ternyata Tuhan lebih menyayangi mereka. Pukul 8 pagi di Beit Hanoun jadi kejadian yang memilukan untuk mereka serta empat orang buah hati mereka yang masih sangat kecil, yang seharusnya masih punya mimpi yang harus mereka kejar.
BACA JUGA:
Konflik antara Israel dan Palestina memisahkan banyak pelajar, mahasiswa, dan anak-anak dari keluarganya. Dari peristiwa kemarin, keluarga kecil Mohamad dan Kholoud meregang
nyawa. Hanya satu anak yang masih bertahan hidup. Kini anak tersebut hidup sendiri tanpa keluarganya yang semula ramai.
(Marieska Harya Virdhani)