JAKARTA – Putri Ariani menyedot perhatian banyak orang ketika tampil di ajang ‘America's Got Talent 2023’. Di ajang itu, dia berhasil memukau para juri dengan suara merdunya.
Bahkan dia berhasil mendapat apresiasi berupa tombol Golden Buzzer dari Simon Cowell usai membawakan lagu ciptaannya sendiri dan lagu milik Elton John berjudul 'Sorry Seems to Be the Hardest Word'.
Saat berada di atas panggung, Putri sempat ditanya tentang apakah dirinya masih sekolah. Dia pun menjawab jika saat ini dirinya masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) dan memiliki keinginan untuk bisa masuk ke The Juilliard School.
Lalu, bagaimana profil sekolah itu? Didirikan pada 1905, sekolah ini menjadi sekolah pelopor dan teratas dalam pendidikan seni pertunjukan. Sekolah ini memiliki misi untuk memberikan pendidikan artistik berkaliber tertinggi bagi musisi, penari, dan aktor berbakat, komposer, koreografer, dan penulis drama dari seluruh dunia.
Sehingga mereka dapat mencapai potensi penuh mereka sebagai seniman, pemimpin, dan warga dunia. Di bawah kepemimpinan Presiden Damian Woetzel sejak 2018, Juilliard dipandu oleh nilai-nilai inti keunggulan yakni kreativitas; dan kesetaraan, keragaman, inklusi dan rasa memiliki (EDIB). Juilliard berkomitmen untuk mendaftarkan siswa paling berbakat terlepas dari latar belakang keuangan mereka.
Dikutip situs resminya, terletak di Lincoln Center di New York City, Juilliard menawarkan gelar sarjana dan pascasarjana di bidang tari, drama yakni akting dan penulisan drama, serta musik yaitu klasik, jazz, pertunjukan sejarah, hingga seni vocal.
Saat ini lebih dari 800 seniman dari 43 negara bagian dan 44 negara dan wilayah terdaftar di Juilliard's College Division, di mana mereka tampil di lebih dari 700 pertunjukan tahunan di lima teater sekolah. Yakni di aula Alice Tully dan David Geffen di Lincoln Center dan di Carnegie Hall, serta di tempat lain di sekitar New York City, negara, dan dunia.
Juilliard juga memiliki hampir 400 siswa dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas yang terdaftar di Divisi Persiapan, termasuk Program Kemajuan Musik (MAP), yang melayani siswa dari berbagai latar belakang yang seringkali kurang terwakili di bidang musik klasik.
Lebih dari 800 siswa terdaftar di Juilliard Extension, program pendidikan berkelanjutan andalan yang diajarkan baik secara langsung maupun jarak jauh oleh fakultas yang berdedikasi untuk para pemain, pencipta, dan cendekiawan.
Di luar kampusnya di New York, Juilliard mendefinisikan arah baru dalam pendidikan seni pertunjukan untuk berbagai pelajar dan penggemar melalui kurikulum pendidikan K-12 global dan studi pascasarjana di The Tianjin Juilliard School di China.
(Susi Susanti)