Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sejarah Bulan Februari dan Bagaimana Perhitungan Jumlah Harinya yang Sedikit

Tim Litbang MPI , Jurnalis-Senin, 30 Januari 2023 |11:19 WIB
Sejarah Bulan Februari dan Bagaimana Perhitungan Jumlah Harinya yang Sedikit
Ilustrasi/Reuters
A
A
A

JAKARTA - Zaman dahulu sebelum tahun berisikan 12 bulan, satu tahun hanya terdapat 10 bulan yang dimulai dari Maret, diakhiri di Desember.

Namun, 10 bulan dalam satu tahun ternyata tidak sesuai dengan perubahan musim dan hitungan hari per tahun tidak hanya berjumlah 304 hari.

Dari situlah, Raja Roma, Numa Pompilius di tahun 700 SM menambahkan jumlah bulan yang semula 10 menjadi 12 bulan dengan Februari menjadi bulan penutupan dalam satu tahunnya.

Dengan penambahan bulan ini, hari dalam satu tahun juga bertambah, yang sebelumnya hanya ada 304 hari menjadi 354 atau 355 dengan perhitungan sebagai berikut:

Martius (Maret) 31 hari

Aprilis (April) 29 hari

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement