Share

Akibat Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Bangunan Madrasah di Indramayu Ambruk

Andrian Supendi, MNC Portal · Jum'at 09 Desember 2022 08:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 09 624 2723626

INDRAMAYU - Bangunan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) Bidayatun Nihayah di Desa Pranggong, Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, ambruk akibat hujan deras disertai angin kencang.

Pantauan MNC Portal Indonesia (MPI) di lokasi, pada Kamis (8/12/2022), dua ruang kelas dari jumlah empat lokal itu mengalami kerusakan yang sangat berat.

Dari dua ruangan yang rusak ini satu di antaranya rata dengan tanah, sedangkan satu ruangan lainnya mengalami kerusakan pada bagian atap.

Hani (43), salah satu tenaga pengajar di madrasah DTA Bidayatun Nihayah mengatakan, peristiwa ambruknya bangunan madrasah tersebut terjadi pada Sabtu (3/12/2022) pukul 00.00 wib.

"Malam itu hujan mengguyur wilayah sini begitu deras disertai angin kencang. Kemudian tiba-tiba bangunan ini roboh," kata dia.

Hani menyatakan, tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut, karena pada saat peristiwa itu terjadi bangunan sedang dalam keadaan kosong. "Untuk korban tidak ada, karena kejadiannya malam jadi saat itu bangunan sedang keadaan kosong," ucap dia.

Namun demikian, Hani menyampaikan, demi keamanan para siswa, saat ini proses kegiatan belajar mengajar dialihkan ke sebuah bangunan bekas ruko milik warga sekitar.

Follow Berita Okezone di Google News

"Karena saat ini sedang menjalani kegiatan semester, maka siswa tidak kami liburkan. Kegiatan belajar untuk seluruh siswa kami lakukan di ruko bekas warung milik warga," ujar dia.

Sementara itu, Ketua Forum Komunitas Diniah Takmiliyah Kabupaten Indramayu, Aspuri menuturkan, robohnya gedung madrasah tersebut diakibatkan oleh faktor alam. Karena menurutnya, dari segi bangunan sebenarnya masih dalam kondisi layak.

"Namum saya sampaikan, kedepan jika gedung ini direhab ataupun dibangun ulang harus mempertimbangkan spek dan kualitas material yang baik. Sebab, bangunan yang dihuni oleh orang kualitasnya harus difikirkan juga, harus tahan dalam segala kondisi cuaca," tutur dia.

Aspuri menerangkan, bahwa sejarah pendirian suatu madrasah diniyah berawal dari swadaya masyarakat. Oleh karenanya, ia menyarankan jika gedung ini direhab ataupun dibangun ulang, segi pendanaannya melibatkan swadaya masyarakat pula.

"Kalaupun dianggap memang perlu melibatkan pemerintah daerah (untuk pendanaan) itu juga perlu ditempuh. Tapi karena madrasah diniyah sejarah berdiri dari swadaya, maka maksimalkan dari swadaya," terang dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini