Share

2 Sekolah Kedinasan yang Tidak Gunakan Persyaratan Tinggi Badan

Rifqa Nisyardhana, Okezone · Senin 28 November 2022 17:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 28 65 2716425 2-sekolah-kedinasan-yang-tidak-gunakan-persyaratan-tinggi-badan-WoNJ9dUwrn.jpg Ilustrasi/Okezone

JAKARTA – Sekolah kedinasan kerap kali menjadi incaran para lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat.

Tak hanya biayanya yang terjangkau, setelah lulus pun bisa langsung kerja di bawah lembaga negara yang menaunginya dan langsung menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Namun, beberapa persyaratan terkadang menghambat diri untuk mendaftar, seperti tinggi badan yang tidak sesuai.

Maka dari itu, berikut dua sekolah kedinasan yang didaftarkan tanpa ada persyaratan tinggi badan.

1. Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN)

PKN STAN merupakan sekolah kedinasan di bawah Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK).

Sekolah ini didirikan sejak tahun 1952 yang berlokasi di Tangerang Selatan.

Follow Berita Okezone di Google News

Program studi yang tersedia di PKN STAN untuk diploma I dan diploma II, dengan studi di bidang akutansi, pajak, manajemen aset, pajak bumi dan bangunan, kepabeanan cukai, dan kebendaharaan negara.

Berikut persyaratan untuk mendaftar masuk ke PKN STAN.

- Lulusan tahun 2022 atau sebelumnya dari semua SMA sederajat.

- Lulusan tahun 2021 dan sebelumnya, memiliki rata-rata nilai ujian pada ijazah tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00

- Calon lulusan tahun 2022, memiliki nilai rata-rata rapor untuk komponen pengetahuan pada lima semester tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00 dengan ketentuan pada saat pendaftaran ulang yang bersangkutan telah dinyatakan lulus dan memiliki rata-rata nilai ujian pada ijazah tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00.

- Usia minimal 15 tahun dan maksimal adalah 21 tahun.

- Belum menikah dan tidak akan menikah selama pendidikan berlangsung.

- Sehat jasmani dan rohani serta bebas dari napza.

- Telah terdaftar sebagai peserta UTBK yang diselenggarakan LTMPT pada 2022.

- Peserta reguler memiliki nilai TPS minimal 600 dan TBI minimal 450. Sementara peserta afirmasi memiliki nilai TPS minimal 400 dan TBI minimal 375.

- Pendaftar tidak pernah dinyatakan lulus pada pengumuman tahun-tahun sebelumnya.

2. Politeknik Statiska STIS

Politeknik Statistika STIS merupakan sekolah kedinasan di bawah Badan Pusat Statistik (BPS).

Sekolah ini berdiri sejak tahun 1958 yang berada di DKI Jakarta.

Ada tiga program studi di STIS, yaitu DIII Statistika, DIV Statistika, dan DIV Komputasi Statistik.

Berikut persyaratan untuk mendaftar masuk ke STIS:

- Sehat jasmani dan rohani serta bebas narkoba.

- Tidak buta warna. Pengguna kaca mata/lensa kontak dapat diberikan toleransi di bawah ukuran 6 dioptri.

- Lulusan atau siswa kelas 12 SMA/MA Peminatan MIPA/IPS atau SMK/MAK Peminatan Teknik Komputer dan Informatika.

- Nilai Matematika dan Bahasa Inggris minimal 80,00 (skala 1 s.d. 100) atau 3,20 (skala 1,00 s.d. 4,00) pada Ijazah atau nilai raport semester genap kelas 12.

- Umur minimal 16 tahun dan maksimal 22 tahun.

- Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan.

- Tidak sedang menjalankan ikatan dinas dengan instansi lain.

- Bersedia mematuhi peraturan Politeknik Statistika STIS.

- Bersedia menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas (SPID) bagi yang dinyatakan lulus seleksi.

- Setelah lulus bersedia ditempatkan di BPS sesuai pilihan formasi provinsi pada saat pendaftaran.

- Tidak akan mengajukan pindah antar unit kerja Eselon II di lingkungan BPS maupun pindah instansi dengan alasan apapun sekurang-kurangnya 7 (tujuh) tahun sejak terhitung mulai tanggal PNS.

Demikian kedua sekolah kedinasan yang bisa menjadi pilihanmu untuk mendaftarkan diri.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini