Share

Daftar Jurusan Kuliah Sepi Peminat di Unpad, Tapi Sangat Potensial

Ajeng Wirachmi, Litbang Okezone · Minggu 20 November 2022 11:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 20 65 2711106 daftar-jurusan-kuliah-sepi-peminat-di-unpad-tapi-sangat-potensial-SRV0kFzN2v.jpeg Universitas Padjadjaran (Unpad)/Okezone

JAKARTA - Universitas Padjadjaran (Unpad) merupakan salah satu kampus terbaik dan paling diminati calon mahasiswa di Indonesia.

Rupanya, kampus yang terletak di Jatinangor, Jawa Barat ini memiliki beberapa jurusan kuliah yang sepi peminat.

Berikut adalah 4 jurusan kuliah di Unpad yang paling sepi peminat.

1. Peternakan PSDKU Pangandaran

Berdasarkan data yang dikeluarkan pihak Unpad dalam SBMPTN 2021, jumlah peminat jurusan Peternakan PSDKU Pangandaran adalah yang paling sepi dengan jumlah hanya 91 orang.

Dari jumlah tersebut, peserta yang berhasil diterima adalah 16 orang. PSDKU (program studi di luar kampus utama) Unpad memberikan kesempatan bagi para calon mahasiswa untuk berkuliah dan memiliki keunggulan tersendiri di bidangnya.

Di Unpad, para mahasiswa Peternakan akan mempelajari semua hal tentang jurusannya, termasuk teknologi pakan, teknologi pengolahan, teknologi produksi, hingga manajemen serta perencanaan usaha.

Tak ketinggalan, mahasiswa juga diberi kesempatan untuk melakukan PKL dan KKN. Meskipun sepi peminat, jurusan ini sebenarnya memiliki peluang kerja yang sangat baik.

Lulusannya bisa berkarier di berbagai industri hewan, seperti produksi peternakan, obat hewan, pakan ternak, dan pengolahan limbah. Bahkan, jebolan jurusan peternakan juga bisa membuka usaha ternaknya sendiri.

2. Perikanan PSDKU Pangandaran

Masih dari PSDKU, Perikanan juga menjadi salah satu jurusan yang sepi peminat. Data Unpad menyebut, jumlah peminat jurusan ini pada SBMPTN tahun 2021 sebanyak 110 dan mahasiswa yang tersaring adalah 18 orang.

Sama seperti Peternakan PSDKU Pangandaran, prospek kerja lulusan jurusan ini juga sangat menjanjikan.

Contohnya adalah dengan menjadi konsultan kegiatan perikanan, wirausaha, hingga peneliti. Tak menutup kemungkinan juga bahwa lulusan perikanan dapat menjadi jurnalis di bidang perikanan.

Pengajaran yang diberikan dalam jurusan ini cukup lengkap.

Mulai dari budidaya ikan, formulasi pakan, penanggulangan penyakit, pengelola lingkungan perairan, dan memanfaatkan limbah hasil usaha perikanan.

3. Fisika

 

Di Unpad, Fisika adalah salah satu jurusan kuliah yang kurang diminati. Padahal, jurusan ini sangat potensial bagi alumninya ketika lulus kelak dan berkiprah di dunia kerja.

Fisika hanya menarik minat 170 calon mahasiswa, dengan daya tampung 32 orang. Jumlah peminat jurusan ini sangat minim dibandingkan jurusan saintek lain, seperti Psikologi (3.189 orang), Pendidikan Dokter (3.088 orang), dan Ilmu Keperawatan (1.796).

Lulusan Fisika di Unpad bisa bekerja di berbagai lembaga pemerintahan, seperti Batan, LIPI, Lapan, dan berbagai lembaga survei.

Mahasiswa jurusan Fisika akan digembleng tidak hanya pada bidang fisika, melainkan juga geofisika dan biofisika.

4. Sastra Sunda

Untuk lini sosial, Sastra Sunda menjadi jurusan kuliah yang sepi peminat di Unpad.

Menurut data, sebanyak 209 orang memilih jurusan ini dan hanya 35 orang yang diterima.

Jumlah ini termasuk sedikit apabila dibandingkan dengan jurusan sosial lain, seperti Ilmu Hukum dan Ilmu Hubungan Internasional yang masing-masing diserbu oleh 3.408 orang dan 1.910 orang.

Siapa sangka, prodi Sastra Sunda adalah yang paling awal didirikan di Fakultas Sastra (kini Fakultas Ilmu Budaya), pada tahun 1958.

Sesuai namanya, mahasiswa yang belajar di prodi ini akan memperoleh pengakaran di bidang sastra, bahasa, dan filologi Sunda.

Merupakan sebuah prodi paket lengkap, Sastra Sunda juga mengajarkan ilmu jurnalistik, penyiaran, dan pemandu wisata budaya berbahasa Sunda.

Ditambah, ilmu mengenai segala kesenian Sunda. Melansir laman resminya, sekitar 85% alumnus Sastra Sunda bekerja sesuai bidang yang diminatinya, yakni peneliti bahasa, museum, dan perpustakaan.

Ada pula alumnus yang berprofesi sebagai peneliti dan pengajar di bidang Sastra Sunda.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini