“Semoga segala capaian yang telah kita raih saat ini membawa kemaslahatan bagi Universitas Negeri Jakarta dan memperoleh ridho Allah SWT,” harap dia.
Sekretaris Senat UNJ, Prof Ahmad Sya, mengatakan tradisi pengukuhan profesor di perguruan tinggi bukan hanya acara seremonial akademik belaka, namun memiliki makna yang mendalam.
Ini adalah representasi rasa syukur, kebanggaan, kehormatan, promosi, sosialisasi gagasan dan pemikiran, serta motivasi bagi warga kampus untuk sampai pada posisi guru besar.
“Keluarga besar senat UNJ ikut berbangga dan bahagia atas pengukuhan guru besar dari FIS. Beliau berdua telah ditetapkan sebagai guru besar. Kami berharap para profesor di UNJ dapat terus berinovasi, melahirkan sesuatu yang bermakna dan bermanfaat, dengan demikian UNJ akan menjadi kebanggaan kita semua, kebanggaan Indonesia,” harap Ahmad.