5. Determining relevance
Dalam tahap mencari relevansi dalam penelitianmu. Kamu perlu paham apa tujuan dari penelitianmu.
Apakah skripsimu bertujuan mencari tau penyebab dari suatu kondisi atau mencari solusinya.
Dengan memahami apa tujuan dari penelitianmu, kamu dapat lebih mudah dalam mencari dan menentukan sumber yang akan digunakan.
Hal ini biasanya sudah ditentukan di awal skripsimu saat menentukan judul dan membuat kerangka.
Kamu dapat mendiskusikannya dengan dosen pembimbingmu mengenai hal ini.
6. Curiosity
Rasa penasaran dan ingin tahu yang terus berkembang selama proses penelitian akan membuatmu mendapatkan berbagai data dan informasi yang sesuai serta hasil penelitian yang lebih baik.
Kamu dapat memulainya dengan menggunakan kalimat tanya mengapa atau bagaimana dalam setiap data yang kamu dapatkan.
Kamu juga bisa mengajukan tipe pertanyaan terbuka pada narasumbermu agar mendapatkan informasi yang lebih lengkap.
Meskipun terlihat sulit dan membutuhkan proses panjang, jika kamu sudah terbiasa untuk menerapkannya, kamu akan mendapatkan banyak keuntungan lho.
Tidak hanya untuk akademis dan profesional, crtitical thinking juga berguna dalam kehidupan sehari-harimu.
Kamu bisa tonton video ini untuk tahu tentang keuntungan critical thinking lainnya.
Jika selama proses mengerjakan skripsi kamu sering mengalami kesulitan hingga merasa stres, kamu boleh banget istirahat dulu dan ngobrol bareng mentor-mentor di satupersen agar kamu dapat mengurangi tingkat stres dan bahkan mengembangkan kemampuan critical thinkingmu. Kamu bisa langsung konsul di sini.
Semoga setelah membaca artikel ini proses pengerjaan skripsimu makin lancar dan bisa selesai tepat waktu. Good luck!
(Natalia Bulan)