Share

Presiden Jerman Kunjungi UGM, Peringati 70 Tahun Hubungan Diplomatik Dua Negara

Priyo Setyawan, Koran SI · Sabtu 18 Juni 2022 10:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 18 65 2613775 presiden-jerman-kunjungi-ugm-peringati-70-tahun-hubungan-diplomatik-dua-negara-nTVCuW1fIc.jpg Presiden Jerman Frank-Walter Stenmeier berkunjung ke UGM, Jumat (17/6/2022)/Priyo S

SLEMAN - Presiden Jerman, Frank-Walter Steinmeier mengunjungi Universitas Gadjah Mada (UGM) kemarin.

Kunjungan ini adalah rangkaian kenegaraan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dengan Jerman.

UGM pun menjadi satu-satunya perguruan tinggi yang dikunjungi sang Presiden.

Rektor UGM, Profesor Ova Emilia pun menyambut langsung kedatangan sang Presiden Jerman.

Selain berdiskusi bertajuk Food Security, Global Challenges, and Dependencies, Frank-Walter Steinmeier juga menyaksikan pameran produk penelitian di Balai Senat UGM.

Diskusi tersebut diikuti jajaran pimpinan dan sejumlah mahasiswa UGM serta alumni perguruan tinggi Jerman yang saat ini mengabdi di UGM sebagai dosen di berbagai fakultas.

Rektor UGM, Profesor Ova Emilia, mengatakan Jerman dan Indonesia merupakan dua sahabat baik, dan Jerman telah menjadi tempat pelatihan bagi banyak akademisi Indonesia, termasuk bagi banyak pengajar di UGM.

Presiden ketiga Indonesia, Presiden Habibie, juga merupakan lulusan Jerman.

”UGM menjadi tempat belajar dari Presiden Indonesia saat ini, Presiden Joko Widodo. Kesamaan ini yang membuat ikatan lebih kuat,” imbuhnya.

“Atas nama masyarakat Universitas Gadjah Mada, kami merasa sangat terhormat mendapatkan kunjungan dari Bapak Presiden (presiden Jerman),” kata Ova dalam sambutannya.

Menurut Ova Emilia, interaksi Indonesia dan Jerman sangat penting dalam konteks geopolitik dan teknologi. Sementara itu, di bidang pendidikan, UGM menjadi salah satu perguruan tinggi Indonesia yang telah memiliki hubungan kerja sama yang intensif dengan institusi pendidikan di Jerman.

Kerja sama itu di antaranya terwujud dalam kegiatan pameran hasil kerjasama antara UGM dengan RWTH Aachen dan DAAD yang telah berlangsung lama.

“Diharapkan kerjasama ini semakin diperkuat dengan mengintensifkan kolaborasi yang sudah ada dan mengembangkan kerja sama di bidang lain yang strategis,” jelasnya..

Presiden Jerman, Frank-Walter Steinmeier mengatakan Jerman merupakan pendukung utama program pangan dunia atau World Food Programme (WFP).

Namun hal tersebut bukan sesuatu yang perlu dibanggakan, sebab merupakan dukungan yang memang selayaknya diberikan oleh masyarakat internasional.

Pemerintah Jerman, menurutnya, memiliki kesiapan serta kepedulian untuk membantu negara-negara dunia dalam menghadapi krisis pangan.

“Kita harus menganalisa apa akar dari permasalahan ini. Dan kami ingin mengetahui, dukungan seperti apa yang diharapkan dari kami,” ungkapnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini