Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Daftar Menteri Pendidikan di Era Presiden Soekarno, Ki Hadjar Dewantara yang Pertama Kali Menjabat!

Tim Litbang MPI , Jurnalis-Sabtu, 28 Mei 2022 |10:23 WIB
Daftar Menteri Pendidikan di Era Presiden Soekarno, Ki Hadjar Dewantara yang Pertama Kali Menjabat!
Ilustrasi. (Foto: Ant)
A
A
A

10. Mr. K.R.M.T Wongsonegoro

Wongsonegoro diangkat menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada Kabinet Sukiman-Suwiryo, dengan masa kerja 27 April 1951 – 3 April 1952. Selain itu, pria kelahiran Surakarta, 20 April 1897 ini juga bergabung dengan BPUPKI mewakili Surakarta pada masa persiapan kemerdekaan Indonesia.

11. Mr Muhammad Yamin

Muhammad Yamin lahir di Sawahlunto, Sumatera Barat pada 24 Agustus 1903. Ia menjabat sebagai Menteri Pengajaran Pendidikan dan Kebudayaan pada Kabinet Ali Sastroamidjojo I. Ia seorang sastrawan, sejarawan, budayawan, politikus, dan pakar hukum yang berjasa dalam sejarah persatuan Indonesia.

Ia juga merupakan pelopor Sumpah Pemuda sekaligus pencipta imaji keindonesiaan. Saat menjabat sebagai Menteri PP dan K, Yamin banyak melakukan pendirian universitas-universitas negeri dan swasta di seluruh Indonesia.

12. Ki Sarino Mangunpranoto

Ki Sarino Mangunpranoto lahir di Bagelan, 15 Januari 1910. Ia merupakan anggota Konstituante RI mewakili Partai Nasional Indonesia (PNI). Ki Sarino menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di Kabinet Ali Sastroamidjojo II, dengan masa kerja 24 Maret 1956 – 14 Maret 1957. Kemudian ia diangkat kembali menjadi Menteri PP dan K pada Kabinet Dwikora III, dengan masa kerja 27 Maret 1966 – 25 Juli 1966. Terakhir, ia menjabat sebagai Menteri PP dan K di Kabinet Ampera I, dengan masa kerja 25 Juli 1966 – 17 Oktober 1967.

13. Prof. Dr. Prijono

Prijono lahir di Yogyakarta, 20 Juli 1905. Ia lebih banyak tinggal di Eropa pada masa sebelum kemerdekaan, namun Prijono aktif memperkenalkan kebudayaan Indonesia di sana. Ia diangkat sebagai Menteri Pendidikan Pengajaran dan Kebudayaan sejak 1957-1966, dengan kabinet yang berganti-ganti, mulai dari Kabinet Karya (Juanda) hingga Kabinet Dwikora yang Disempurnakan.

Saat menjabat, ia berusaha untuk memajukan kebudayaan nasional. Ia berpendapat bahwa kesenian bangsa Indonesia harus berupa kesenian nasional dalam rohnya, tetapi dalam bentuknya bisa berupa kesenian daerah. Kebijakan tersebut menandai awal dari penempatan kesenian daerah sesuai dengan tujuan nasional dan perilaku masyarakat Indonesia.

14. Sanusi Hardjadinata

Sanusi Hardjadinata lahir pada 24 Juni 1914. Ia adalah seorang politikus dan pernah menjadi Ketua Partai Nasional Indonesia (PNI) cabang Garut. Sanusi menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada Kabinet Ampera II, dengan masa jabatan 1967 – 1968. Selain itu, ia juga penah menjadi Rektor Universitas Padjajaran, Bandung.

Diolah dari berbagai sumber:

Septi Kurnia/Litbang MPI

(Widi Agustian)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement