Share

Berani Bermimpi dan Mencoba, Inria Astari Berhasil Lolos di 3 Kampus Top Inggris

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Kamis 21 April 2022 16:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 21 65 2582976 berani-bermimpi-dan-mencoba-inria-astari-berhasil-lolos-di-3-kampus-top-inggris-c7afeMsKUr.jpg Inria Astari Zahra (Foto: Instagram)

JAKARTA - Mahasiswa Kedokteran Undip Semarang, Inria Astari Zahra patut berbangga. Pasalnya, dirinya berhasil lolos di 3 kampus top yang ada di Inggris.

Inria -sapaan akrabnya- lolos di tiga kampus tersebut melalui beasiswa LPDP untuk pendidikan S2 Master of Public Health (MPH).

"Jadi saya alhamdulillah tembus di 3 universitas King's College London, University of Glasgow, dan University of Sheffield. Tiga-tiganya ambil MPH. Kebetulan juga saya dibiayai LPDP," kata Inria saat berbincang dengan Okezone, Kamis (21/4/2022).

Inria mengatakan bahwa dirinya terlebih dahulu lolos LPDP baru mendaftar ketiga universitas tersebut.

Ia pun bercerita bahwa pada awalnya dirinya tak optimis untuk bisa lolos masuk ke kampus impiannya itu. Hal tersebut lantaran peminat MPH sedang meningkat dan Inria juga bukan berasal dari S1 luar negeri.

Baca juga: Keren! Mahasiswa UI Raih Dua Gelar Juara di Kompetisi International Smartphone Control Boat

"Namun ternyata setelah mencoba, sangat mungkin untuk kita orang Indonesia menempuh pendidikan di universitas ternama di seluruh dunia," ucapnya.

Perempuan yang pernah bercita-cita menjadi guru itu mengungkapkan sejumlah syarat dan pengalamannya sampai bisa lulus untuk melanjutkan pendidikannya sampai ke luar negeri.

Baca juga: Kisah Menarik Mahasiswi Berprestasi UNY Lulus Tanpa Skripsi

"Setiap kampus memiliki requirement-nya masing-masing. Menurut saya, pertama-tama kita harus perhatikan betul syarat yang diminta kampus agar bisa diterima, misalnya minimal skor IELTS, minimal GPA, atau beberapa kampus bahkan mensyaratkan pengalaman tertentu. Termasuk juga berkas-berkas yang harus dilengkapi seperti ijazah yang harus diterjemahkan, reference letter dari akademisi/atasan, dan yang paling menentukan tentu saja essay," ungkap dia.

Dia melanjutkan bahwa essay tersebut juga memiliki syarat tertentu. Sehingga dirinya harus rutin mencari informasi, minimal melalui webiste kampus.

"Saya sendiri mempersiapkan semuanya hampir 1 tahun, dimulai dari yang paling awal adalah persiapan IELTS. Jadi, bila ditanya bagaimana bisa diterima tentu saja niat yang kuat untuk mencari ilmu, persiapan yang matang, dan tentunya dukungan dari orang-orang terdekat," imbuhnya.

Berani Bermimpi dan Berani Mencoba untuk Menggapai Kesuksesan

Inria menerangkan bahwa motivasinya untuk melanjutkan kuliah ke luar negeri hanya karena berani bermimpi dan berani mencoba. Apalagi, sambung dia, sudah banyak anak bangsa yang menembus 10 top kampus dunia.

"Sekarang sudah banyak sekali orang Indonesia yang berhasil menempuh studi master di luar negeri, bahkan di top 10 kampus dan berpretasi ketika di sana. Saya rasa yang paling penting adalah berani bermimpi dan berani mencoba," kata dia.

"Keberanian inilah yang bisa mengantarkan kita kepada hal-hal hebat. Selain itu harus tekun dan bersedia berjuang, karena jujur persiapannya cukup menguras energi dan pikiran. Jangan lupa selalu niatkan untuk bisa berkontribusi kepada negara dan masyarakat, sehingga mengalir selalu dukungan banyak orang untuk kesuksesan kita," tuturnya.

Baca juga: Viral Mahasiswi Cantik Berprestasi Hingga Dapat Kesempatan Belajar di 3 Kampus Luar Negeri

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini