Share

Alumni ITS Ini Bagikan Tips Tetap Produktif Bagi Mahasiswa Baru

Neneng Zubaidah, MNC Portal · Senin 27 Desember 2021 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 27 65 2523221 alumni-its-ini-bagikan-tips-tetap-produktif-bagi-mahasiswa-baru-htbDkKEpeY.jpg Reza Aulia Akbar. (Foto: ITS.ac.id)

JAKARTA - Mahasiswa kerap dituntut menjadi produktif. Alih-alih produktif, tak jarang mahasiswa malah stress terhadap pekerjaan atau Burnout. Pertama yang harus dilakukan mahasiswa adalah manajemen waktu.

Chief Executive Officer (CEO) Science Hunter Indonesia Reza Aulia Akbar membahas pentingnya aspek manajemen waktu karena hal itu menjadi masalah yang sering dialami mahasiswa baru karena masih beradaptasi dengan lingkungan baru.

BACA JUGA: Cerita 3 Mahasiswa Jadi Driver Ojek Online, Penghasilannya untuk Bayar Kuliah

Dalam webinar MABA CUP 2021, membuat To-do list menjadi solusi yang ditawarkan Alumni Teknik Sistem dan Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ini. Dengan itu, agenda yang ada telah terstruktur dan tidak berbenturan dengan jadwal lain. Sehingga mahasiswa dapat melaksanakan tugas dan kegiatan lain dengan kondisi optimal.

Pria asal Yogyakarta ini menegaskan, penting juga menyeimbangkan jadwal antara kegiatan dan waktu istirahat. Hal ini karena istirahat yang cukup terbukti efektif meningkatkan performa kerja. Namun memberikan efek sebaliknya jika tidak memiliki istirahat yang cukup.

“Maka dari itu tidak perlu memaksakan diri untuk bekerja, aturlah waktu istirahat yang cukup untuk mengembalikan performa kerja,” tambahnya melansir laman resmi its.ac.id, Sabtu (25/12/2021).

Reza juga mengingatkan untuk menciptakan ekosistem belajar yang nyaman. Hal itu meliputi dengan menentukan tempat belajar, suhu ruangan, waktu, pencahayaan, dan jika perlu menyalakan musik. Selanjutnya, jika sudah mendapati suasana yang tepat, otomatis kita akan fokus dalam bekerja.

BACA JUGA: Mahasiswi Cantik Ini Bagikan Tips soal Pentingnya Pertemanan di Kuliah

Dia juga menerangkan pentingnya mengembangkan kemampuan dasar mahasiswa dalam berkuliah. Sebab menurutnya, dengan mengasah kemampuan dasar seperti keterampilan teknis dan nonteknis dapat menjadi landasan di perkuliahan dan dalam menjalani dunia kerja.

“Keterampilan-keterampilan tersebut bisa didapatkan melalui organisasi, lomba, dan sebagainya,” tuturnya.

Lebih dalam lagi, Reza menyatakan di dunia perkuliahan tidak jarang ada yang menempuh jalan berorganisasi untuk mengolah kemampuan mereka. Namun hal itu menjadi pedang bermata dua yang menyebabkan fokus mahasiswa terbelah.

Di sini Reza kembali mengingatkan bahwa dalam menjadi mahasiswa otomatis memiliki tanggung jawab dari diri sendiri dan keluarga. Menurutnya, ikut organisasi ataupun tidak, setiap mahasiswa harus punya komitmen terhadap target yang ingin mereka capai.

“Organisasi itu tentu penting untuk mencapai kemampuan non teknis yang diperlukan tapi jangan kehilangan tanggung jawab dan komitmen awal,” ulang Reza.

Tidak usai disitu, Reza kembali menjelaskan , organisasi dan lomba itu juga merupakan peluang dan signifikan hasilnya jika mahasiswa mengambil dan memenuhi peluang tersebut. Hal itu karena pengalaman yang didapatkan akan menjadi pembeda dari mahasiswa lain ketika di dunia kerja.

“Sehingga ketika menghadapi dunia kerja yang dipresentasikan bukanlah nilai tinggi saja, tapi pengalaman yang bermanfaat,” ungkap Reza.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini