Kisah Inspiratif Mahasiswa yang Gagal Masuk Kampus Impian hingga Diterima UGM

Mohammad Adrianto S, Okezone · Minggu 14 November 2021 11:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 14 65 2501492 kisah-inspiratif-mahasiswa-yang-gagal-masuk-kampus-impian-hingga-diterima-ugm-wRCxS2PGaE.jpg Universitas Gadjah Mada/Okezone

JAKARTA - Tiap calon mahasiswa memiliki universitas impian untuk tempat melanjutkan jenjang pendidikan. Tetapi, ada kalanya sesesorang harus merelakan universitas dambaan mereka karena berbagai macam faktor.

(Baca juga: Satu Almamater dengan Presiden Jokowi, Ini Daftar Menteri Lulusan UGM)

Seperti Ade Bayu Erlangga misalnya. Mahasiswa Ilmu Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 2010 ini tertarik untuk berkuliah di ITB mengambil jurusan Teknik Pertambangan. Namun, takdir justru mengarahkan dirinya masuk ke UGM.

Mengutip buku Cara Memilih Program Studi di Perguruan Tinggi Langsung Bisa Ciptakan Lapangan Kerja karya Arthur Kemal Pamungkas Rahadian Wahyuaji, Ade, yang lahir dan besar di Nganjuk, Jawa Timur, ini ingin masuk ke jurusan Teknik Pertambangan Institut Teknologi Bandung.

Ade bercita-cita ingin menjadi analis tambang. Dirinya sudah mempersiapkan berbagai hal agar bisa berkuliah di sana.

Namun, dirinya sempat gagal mengikuti tes masuk di ITB. Tidak berputus asa, Ade mengambil tes-tes universitas lain, mulai dari STT Telkom hingga UI. Pada akhirnya, dirinya masuk ke sebuah universitas swasta di Malang mengambil jurusan Ilmu Ekonomi.

Salah satu alasan mengapa Ade mengambil jurusan tersebut adalah karena keuangan keluarganya yang kurang baik. Menurutnya, jurusan Ilmu Ekonomi sendiri memiliki biaya masuk lebih rendah ketimbang jurusan-jurusan lain.

Tetapi, Ade sendiri masih berharap untuk bisa masuk ke ITB. Naas, karena dirinya terlambat mendaftar, akhirnya pupus lah harapan dia untuk mengikuti tes masuk ITB.

Orangtuanya menyarankan Ade untuk kuliah di UGM dengan jurusan yang sama seperti tempat kuliah sebelumnya. Ade ternyata berhasil lolos tes masuk UGM, dan menjadi mahasiswa jurusan Ilmu Ekonomi di sana.

Selama menjalani perkuliahan, Ade sendiri merasa bisa mengikuti mata kuliah yang ada di sana, meskipun tentunya sedikit merasa kesulitan. Ade yang menyukai mata pelajaran matematika, merasakan adanya persamaan yang membuatnya bisa mengikuti kuliah dengan baik.

Tetapi, dirinya tidak hanya mempelajari hitung-hitungan saja, melainkan juga hal-hal lain seperti kebijakan suku bunga, kebijakan bank sentral, moneter, dan topik-topik ekonomi lainnya.

Dari pengalamannya, Ade tahu bahwa orang-orang harus percaya dengan rencana Yang Maha Kuasa. Kendati gagal berkali-kali pun, manusia harus tetap melanjutkan perjuangan mereka karena Yang Maha Kuasa selalu memiliki rencana terbaik bagi umatnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini