Did You Know: Doctor Honoris Causa, Apa Itu?

Lutfia Dwi Kurniasih, Okezone · Sabtu 06 November 2021 08:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 03 65 2495951 did-you-know-doctor-honoris-causa-apa-itu-gQq9MlGNws.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Apakah kamu pernah mendengar gelar Doctor Honoris Causa? Hmm, mungkin banyak dari kalian yang masih belum mengetahui gelar satu ini.

Mengutip dari laman resmi Universitas Gadjah Mada (UGM), gelar Doktor Honoris Causa (H.C) adalah salah satu gelar unik kesarjanaan atau gelar Doktor Kehormatan yang diberikan oleh suatu perguruan tinggi atau universitas yang memenuhi syarat kepada seseorang tanpa perlu mengikuti dan lulus dari pendidikan yang sesuai untuk mendapatkan gelar kesarjanaannya tersebut.

Gelar Doktor Honoris Causa dapat diberikan apabila seseorang telah dianggap berjasa atau berkarya luar biasa bagi ilmu pengetahuan dan umat manusia.

Baca juga: Did You Know: Prosopagnosia, Penyakit Buta Wajah yang Sering Jadi Tema Film Drakor


Baca juga: Did You Know: Uniknya Wombat, Kotorannya Berbentuk Kotak

Di Indonesia, Ir. Soekarno memiliki gelar Doctor Honoris Causa terbanyak dengan 26 gelar untuk bidang ilmu hukum, kemasyarakatan, teknik, agama Islam, & sejarah.

Gelar Doctor Honoris Causa juga telah tertuang dalam peraturan Pemerintah Republik Indonesia (RI) Nomor 43 Tahun 1980 tentang Pemberian Gelar Doktor Kehormatan (Doctor Honoris Causa).

Peraturan Pemerintah RI tersebut dikeluarkan sebagai bentuk penyeragaman pemberian Gelar Doktor Kehormatan (Doctor Honoris Causa) oleh perguruan tinggi berdasarkan syarat-syarat serta tata cara yang seragam dan sesuai dengan makna dan tujuannya.

Kemudian dalam pasal 2 ayat (1) pada Peraturan Pemerintah tersebut menjelaskan bahwa gelar kehormatan ini dapat diberikan kepada Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA).

Selanjutnya di pasal 2 ayat (2) menyebutkan bahwa gelar tersebut diberikan sebagai tanda penghormatan bagi jasa atau karya:

1. Yang luar biasa di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, pendidikan, dan pengajaran;

2. Yang sangat berarti bagi pengembangan pendidikan dan pengajaran dalam satu atau sekelompok bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan sosial budaya;

3. Yang sangat bermanfaat bagi kemajuan atau kemakmuran dan kesejahteraan Bangsa dan Negara Indonesia pada khususnya serta umat manusia pada umumnya;

4. Yang secara luar biasa mengembangkan hubungan baik dan bermanfaat antara Bangsa dan Negara Indonesia dengan Bangsa dan Negara lain di bidang politik, ekonomi, dan sosial budaya;

5. Yang secara luar biasa menyumbangkan tenaga dan pikiran bagi perkembangan perguruan tinggi.

Jadi, singkatnya kriteria penerima gelar Doctor Honoris Causa yaitu seseorang yang berkontribusi luar biasa di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, sosial, budaya, kemanusiaan dan bidang kemasyarakatan serta berkontribusi luar biasa mengembangkan hubungan baik bangsa & negara Indonesia dengan bangsa & negara lain.

Namun, tidak semua perguruan tinggi/universitas dapat memberikan gelar Doktor Honoris Causa (H.C)/Doktor Kehormatan. Hanya beberapa perguruan tinggi/universitas yang memenuhi syaratlah yang diberikan hak secara eksplisit untuk memberi gelar Doktor Honoris Causa (H.C)/Doktor Kehormatan ini.

Terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh perguruan tinggi sebelum memberikan Gelar Doktor Kehormatan (Doctor Honoris Causa), yaitu:

1. Pernah menghasilkan sarjana dengan gelar ilmiah doktor;

2. Memiliki fakultas atau jurusan yang membina dan mengembangkan bidang ilmu pengetahuan yang bersangkutan dengan bidang ilmu pengetahuan yang menjadi ruang lingkup jasa dan atau karya bagi pemberian gelar;

3. Memiliki Guru Besar Tetap sekurang-kurangnya 3 (tiga) orang dalam bidang yang dimaksud dalam poin nomor 2.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini