4. Selalu Ingat Pesan Ayah
Peran almarhum ayah yang sempat mengisi 14 tahun kehidupannya juga tak kalah penting. Shabrina selalu teringat akan motivasi almarhum ayahnya yang selalu mengatakan bila sang ayah saja bisa, pasti dirinya juga mampu melewati hal itu.
“Papa saja bisa menyelesaikan pendidikan hingga S-2, maka saya juga harus bisa menyelesaikan pendidikan S-1 ini,” tandas Shabrina meyakinkan dirinya.
Foto Nadhifa Laudza Shabrina bersama almarhum ayahnya, Eko Julianto Prihantoro ST MT wisudawan ITS, saat Wisuda ke-99 ITS pada Oktober 2009 silam yang diunggah ayahnya di media sosial
Lebih dalam, Shabrina juga membagikan satu pesan almarhum ayahnya yang masih teringat hingga kini yaitu ‘Don’t stop learning’.
Motto yang selalu dipegangnya ini pun sukses mengantarkan dirinya meraih gelar S-1. “Apapun yang masih berada di bawah langit ini semua pasti bisa dipelajari bila ada kemauan,” ucap gadis yang kini telah bekerja di salah satu perusahaan gas swasta di Surabaya ini.
5. Niat Baik Berbuah Baik
Shabrina berpesan kepada mahasiswa yang sedang berjuang menyelesaikan studinya dan berada di fase terberat untuk selalu mengingat bahwa capaian dirinya saat ini merupakan hal yang pernah ia usahakan. Shabrina percaya bahwa niat awal yang baik tidak akan membuahkan pilihan yang salah. “Selalu berikan yang terbaik dan perbanyak bersyukur,” ujarnya memberi motivasi.
Terakhir, Shabrina mengungkapkan rasa syukurnya bisa menempuh dan menyelesaikan pendidikan di ITS. Ia mengatakan, selain pendidikan akademik yang didapatnya dengan maksimal, lingkungan ITS yang suportif turut membuatnya merasa nyaman.
“Bisa mengenyam kehidupan kampus di ITS merupakan salah satu privilege terbesar dalam hidup saya,” pungkasnya.
(Qur'anul Hidayat)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik