Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cerita 2 Vaksinator Muda dari UNS

Neneng Zubaidah , Jurnalis-Kamis, 15 Juli 2021 |11:26 WIB
 Cerita 2 Vaksinator Muda dari UNS
Foto: Dok Humas UNS
A
A
A

Setelah itu, mereka mesti bangun dan bersiap meluncur ke tempat vaksinasi pada pukul 6 pagi. Meski begitu, mereka sangat bersyukur bisa tergabung dalam tugas mulia tersebut.

“Kalau kita bisanya ngelakuin yang kaya gini ya kita lakuin. Apa yang bisa kita lakukan, ya kita lakukan. Kalaupun kita belum bisa melakukan 100%, ya kita jangan meninggalkan seluruhnya itu, berusaha semampu kita,” ujar Thaariq.

Sementara itu, Latief mengungkapkan semangatnya untuk bertugas sangat terpacu setelah melihat antusiasme tim dan para target vaksinasi.

“Kita masing-masing memiliki peran untuk mengakhiri pandemi. Semangatku lebih terpupuk karena tanpa disadari peran yang aku ambil saat ini selaras dengan sumpah dokter yang akan ucapkan nanti. Terlebih lagi, aku punya tim vaksinator yang mereka sangat antusias untuk menyukseskan vaksinasi,” tukas Latief.

Tidak hanya dokter yang perlu turun tangan menghadapi pandemi, masyarakat khususnya mahasiswa juga dapat membantu mengatasi pandemi dengan berperan sesuai bidang masing-masing. Terakhir, Thaariq menandaskan bahwa semua pihak dapat mengambil peran selama pandemi. Sekecil apa pun bantuan itu akan sangat bermakna.

“Ayo kita ambil bagian. Jangan sampai nggak ada yang kita lakukan. Mungkin pandemi ini akan berlalu tapi dalam proses berlalunya ini kita harus putuskan mau berperan seperti apa. Sekecil apa pun peran yang bisa kita ambil, kita bisa membantu orang-orang sekitar kita,” pungkasnya. (din)

(Rani Hardjanti)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement