Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perempuan Asal Binjai Jadi Salah Satu Lulusan Terbaik Universitas AS

Agregasi VOA , Jurnalis-Kamis, 10 Juni 2021 |23:38 WIB
Perempuan Asal Binjai Jadi Salah Satu Lulusan Terbaik Universitas AS
Perempuan asal Binjai jadi lulusan terbaik Universitas di AS (Foto : Istimewa)
A
A
A

WASHINGTON DC — Mahasiswi S2 berprestasi asal Binjai, Sumatra Utara, Hairani Armaya Doremi, belum lama ini ditunjuk sebagai pembicara utama dalam upacara wisuda kelulusan di universitas Northeastern di Boston, Massachusets.

Kisah hidupnya yang penuh inspirasi dan kegigihannya dalam menempuh pendidikan tinggi menjadi penyemangat baginya dalam mengejar cita-cita, dengan tujuan untuk membantu sesama.

Seperti katanya, “ada beberapa level kesuksesan dalam hidup dan untuk mencapai kesuksesan itu butuh kerja keras.”

Kerja Keras “Menanggung Orang Tua”

Hairani Armaya Doremi yang akrab disapa Doremi adalah bungsu dari tiga bersaudara. Sejak masih berumur 15 tahun, Doremi sudah bekerja demi membantu orang tua.

“Doremi dari SMA udah kerja untuk menanggung orang tua,” cerita Armaya Doremi kepada VOA.

“Waktu itu bekerja sebagai SPG (sales promotion girl) kerja di mal untuk kasih-kasih brosur ke customers di mal. Terus juga sering ikut lomba nyanyi and hadiah menangnya digunakan untuk bantu orang tua juga,” kenangnya.

Sewaktu Doremi kecil, ayahnya sempat membangun usaha bengkel mobil. Namun, bisnisnya kian menurun dan seiring bertambahnya usia, akhirnya dia menutup bengkel tersebut.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup, Doremi lalu membantu ayahnya membuka usaha kecil sebagai distributor gas elpiji.

“Doremi itu sosok anak yang baik, gigih, bekerja keras,” ujar Umi Kalsum, ibu Doremi, kepada VOA belum lama ini.

“Dia menyayangi keluarga, menyayangi orang tua,” tambahnya.

Namun, pekerjaan tidak membuat doremi lupa akan segalanya, khususnya dunia pendidikan. Perempuan kelahiran tahun 1989 ini berhasil mendapat gelar D3 jurusan pariwisata dari Universitas Sumatra Utara di Medan.

Siapa yang menyangka bahwa bakatnya di dunia tarik suara lalu mendatangkan peruntungan dan membawanya ke ajang Indonesian Idol pada tahun 2010. Pada waktu itu Doremi sudah bekerja sebagai penyanyi dan DJ.

Setahun kemudian, ia memutuskan untuk pindah ke Jakarta dan menempuh pendidikan S1 jurusan komunikasi di Universitas Prof.Dr. Moestopo Beragama di Jakarta.

Raih Beasiswa Sempat Kena Tipu

Sewaktu kuliah di Jakarta, Doremi sempat bekerja selama 5 tahun dengan gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, yang pada waktu itu belum menjabat sebagai gubernur.

“(Saya rasa) dia suka work attitude Doremi. Suka dengan cara kerja pada saat sama dia kerja lima tahun. (Lalu) dia kasih kesempatan, ‘Armaya, kamu S2 aja,’” kenang Doremi.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement