"Apa yang telah ditunjukkan dan dihasilkan oleh Wushu Indonesia, adalah buah dari kekuatan dan karakter manajemen yang tepat dalam mengelola sebuah organisasi olahraga, melalui kepemimpinan dengan pendekatan humanistik yang dikembangkan oleh Ir Airlangga Hartarto. Melalui kepemimpinan humanistik, Ir Airlangga Hartarto menyeimbangkan aspek kemanusiaan dan aspek teknis dari tugas maupun pekerjaan untuk kesejahteraan dan perkembangan kualitas sumberdaya manusia dan organisasi," tandasnya.
Sementara itu, Airlangga Hartarto dalam sambutanya mengucapkan terimakasih kepada Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum, tim promotor dan civitas UNNES yang telah menganugerahkan gelar doktor honoris causa kepada dirinya.
"Saya bersyukur atas amanah gelar doktor honoris causa ini. Saya ucapkan terimakasih kepada Rektor UNNES, tim promotor dan civitas UNNES," katanya.
Airlangga mengatakan, gaya kepemiminan dan tata kelola serta kinerja organisasi memiliki peran penting dalam menuju kemajuan serta prestasi. Tata kelola (good governance) dibidang olahraga melibatkan berbagai pihak seperti badan pemerintah, badan pengatur olahraga nasional, internasional dan federasi olahraga. Di samping itu, juga melibatkan konsep tanggungjawab, aturan dan kebijakan komunikasi, transparansi dalam hal pengambilan keputusan.
" Saya harapkan dengan implementasi good governance dalam bidang olahraga diharapkan dapat menekan dan menjadi solusi atas permasalahan seperti korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, pelanggaran peraturan, keterlibatan politik yang berlaku di dalam organisasi," ucapnya.
(Vitrianda Hilba Siregar)