Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menteri Bambang Yakin Milenial Bisa Kembangkan Fasilitas Penelitian Puspiptek

Fabbiola Irawan , Jurnalis-Senin, 18 November 2019 |08:36 WIB
Menteri Bambang Yakin Milenial Bisa Kembangkan Fasilitas Penelitian Puspiptek
Bambang Brodjonegoro. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA – Menteri Riset dan Teknologi Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro meyakini, sarana dan prasarana penelitian, pengembangan, pengkajian dan penerapan di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) dapat dikembangkan dan digunakan oleh industri , lembaga penelitian, perguruan tinggi, dan masyarakat.

Baca juga: Menristek: Perampingan Eselon Sangat Bisa Dilakukan

"Indonesia harus yakin bahwa generasi milenial kita, para pelaku penelitian, pengembangan, pengkajian dan penerapan (litbangjirap) akan mengembangkan Pusat-pusat ini, diharapkan Pusat-pusat ini tidak hanya akan mendorong hilirisasi teknologi untuk menghasilkan produk-produk inovasi skala industri, tapi juga Puspiptek dan seluruh Pusat-pusatnya dapat memberikan layanan kepada pihak-pihak yang membutuhkan jasa dari pusat/laboratorium yang ada di lingkungan Puspiptek ini," ungkap Menteri Bambang, dikutip dari Siaran Pers Kemenristek, Senin (18/11/2019).

Ia menambahkan, terdapat banyak fasilitas milik BPPT dan BSN di Puspiptek, tapi masyarakat belum mengetahuinya.

Bambang Brodjonegoro Tekankan Pentingya Menciptakan Technopreneur  

"Ada lab terkait mesin, kemudian lab yang terkait dengan sumber daya alam, termasuk pusat atau lab untuk penanganan kebakaran hutan, hujan buatan, proteksi terhadap tsunami dan juga lab aerodinamika yang memiliki terowongan angin," sambung Menteri Bambang.

Tak lupa Ia terus mendorong Puspiptek, BPPT, BSN, serta beberapa LPNK dalam Kawasan Puspiptek untuk terus melakukan litbangjirap dan pengembangan fasilitas tersebut agar inovasi-inovasi mutakhir muncul.

Baca Juga: Menristek Bambang Panggil CEO Tokopedia Hingga Grab, Hasilnya Apa?

"Kita sangat membutuhkan fasilitas seperti ini, berbagai pusat atau laboratorium terkait teknologi khususnya permesinan, karena bagaimanapun Indonesia harus menyiapkan diri untuk lebih masuk dan lebih kompetitif dalam industri manufaktur," tukasnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement