JAKARA - Lima mahasiswa UGM berhasil membuat inovasi pengembangan komposit beton dengan memanfaatkan limbah sampah plastik yang banyak mencemari lingkungan.
“Komposit beton ini dibuat dari lelehan plastik yang dicampur dengan pasir,” jelas Putra Makmur Boangmanalu seperti dilansir situs resmi UGM, Jakarta, Selasa (29/10/2019).
Baca Juga: Keluarga Alumni UGM DKI Harus Jadi Pelopor Pemersatu Bangsa
Komposit beton dari limbah plastik ini dikembangkan bersama dengan Stephanus Satria Wira Waskitha (Kimia-FMIPA), Vidiskiu Fortino Kurniawan (Ilmu Komputer-FMIPA), Nicolaus Elka Yudhatama (Teknik Kimia-FT), serta Reza Yustika Bayuardi (Teknik Kimia-FT).
Awal pengembangan produk ini bermula dari keprihatinan mereka terhadap banyaknya jumlah plastik di tanah air. Bahkan, jumlahnya semakin meningkat dari waktu ke waktu. Produksi plastik meningkat dua puluh kali lipat antara tahun 1964 dan 2015 dan mencapai 322.000 juta ton.
Baca Juga: Keluarga Alumni UGM DKI Temu Kangen Usung Tema Kerukunan
“Dari persoalan itu kami terpikir untuk membuat komposit beton sebagai upaya mengurangi limbah plastik yang dapat langsung diaplikasikan kepada masyarakat,”terang mahasiswa jurusan Kimia FMIPA ini.
