JAKARTA – Kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri dinilai menjadi salah satu kunci dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin dinamis. Sinergi tersebut tidak hanya membuka akses pembelajaran yang lebih luas bagi mahasiswa, tetapi juga membantu menyelaraskan kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri.
Hal itu mengemuka dalam kegiatan edukasi yang digelar di Convention Hall Universitas Andalas, Padang, Sumatra Barat, yang diikuti ratusan mahasiswa, pelajar, civitas akademika, dan peserta umum. Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai materi mengenai kepemimpinan, kesiapan kerja, perkembangan industri, hingga peran teknologi dalam pembangunan.
Komisaris Utama PT Hutama Karya (Persero) sekaligus Ketua Ikatan Alumni Universitas Andalas, Denny Abdi, mengatakan pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan infrastruktur yang memadai, tetapi juga sumber daya manusia yang kompeten dan mampu beradaptasi dengan perubahan.
Menurutnya, generasi muda perlu mempersiapkan diri dengan kemampuan teknis, kepemimpinan, serta karakter yang kuat agar dapat berkontribusi dalam pembangunan di masa depan.
"Kemajuan Sumatra Barat membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, alumni, dan masyarakat. Karena itu, generasi muda perlu menyiapkan diri dengan kompetensi, karakter, kepemimpinan, serta kemampuan beradaptasi agar dapat mengambil peran dalam pembangunan ke depan," ujar Denny.