Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Aksi 40 Detik Imbau Masyarakat Lebih Peka Kesehatan Mental

Rizqa Leony Putri , Jurnalis-Minggu, 27 Oktober 2019 |16:01 WIB
Aksi 40 Detik Imbau Masyarakat Lebih Peka Kesehatan Mental
Depresi (Ilustrasi: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Aksi 40 Detik baru saja dikampanyekan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Jiwa pada 10 Oktober lalu. Aksi ini dilakukan mengingat banyaknya kasus bunuh diri yang terjadi setiap 40 detik di dunia.

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, prevalensi gangguan mental emosional yang ditunjukkan dengan gejala-gejala depresi dan kecemasan untuk usia 15 tahun ke atas diketahui mencapai 14 juta orang. Angka tersebut sama dengan enam% dari jumlah seluruh penduduk Indonesia.

depresi

Sementara itu, pada 2018 angka ini mengalami peningkatan hingga 9,8%. Hal itu berarti bahwa persoalan gangguan kejiwaan umumnya menimpa masyarakat dengan usia produktif, demikian seperti dilansir dari situs resmi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Jakarta, Minggu (27/10/2019).

Baca Juga: Kuliah Sambil Bisnis Travel, Alvan Raih Omzet Ratusan Juta

Gangguan kejiwaan yang paling tinggi diderita adalah anxiety disorder atau gangguan kecemasan. Hal ini diderita lebih dari 8,4 juta jiwa. Sementara itu, sekitar 6,6 juta orang mengalami depresi.

Namun, masalah paling serius terdapat pada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Terlebih merupakan yang paling rentan melakukan bunuh diri.

depresi

Minimnya pemahaman orang Indonesia terkait kesehatan jiwa, membuat topik kesehatan jiwa hanya melekat pada stigma negatif. Anggapan keliru terkait kesehatan jiwa yang hanya identik dengan orang gila yang berkeliaran di jalan.

Padahal penderita gangguan jiwa ringan maupun berat tetap membutuhkan pertolongan medis. Beberapa penyakit dapat disembuhkan dengan pemakaian obat maupun terapi sesuai dengan tingkat penyakit yang dideritanya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement