Wahana pesawat FW ini meraih inovasi terbaru yaitu auto landing dengan parasut. Pesawat yang bernama Hexxa ini berhasil menyelesaikan misinya yaitu mapping dan monitoring dengan diakhiri auto take-off.
Sementara pada divisi RP dengan wahana yang bernama Narasena berhasil menjadi pemenang di grup dan masuk per 8 final. Sedangkan pada VTOL masuk di runner up grup dan masuk dalam per 8 final. Bukan usaha yang mudah untuk menghasilkan hasil yang sebagus ini.
Billy menambahkan, tidak mudah dalam mengikuti perlombaan nasional ini karena harus di imbangi dengan kuliah dan juga harus mencoba riset tentang pesawat dan drone. “Banyak waktu dan tenaga yang dikeluarkan untuk memberikan yang terbaik demi UNS,” imbuhnya.
(Rani Hardjanti)