"Kampus UT sebagai perguruan tinggi negeri dengan sistem pembelajaran jarak jauh telah berperan aktif meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Tak hanya di kota-kota saja, tapi semua lapisan masyarakat hingga berbagai pelosok daerah dapat mengenyam pendidikan tinggi ini," jelas Ojat.

Menurut Ojat, segudang harapan tentu mewarnai perjalanan kampus UT ke-35, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Beberapa diantaranya adalah meningkatkan jumlah mahasiswa dan memajukan Angka Partisipasi Kasar (APK) mahasiswa di Indonesia.
"Target jangka pendek, kita ingin meningkatkan jumlah mahasiswa menjadi 1 juta mahasiswa, tanpa mengorbankan kualitasnya. Untuk jangka panjang, kita ingin menjadikan kampus ini sebagai perguruan tinggi kelas dunia," ucapnya.
Sementara, Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Ismunandar, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada civitas akademika UT.
"Kemenristekdikti mengucapkan selamat kepada UT disertai pula ucapan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya, karena telah mendidik mahasiswa dan mengembangkan keilmuwan untuk kesejahteraan bangsa. Kita menyadari tantangan semakn rumit dan kompleks, terutama dalam menyiapkan SDM," jelasnya.