Keunggulan lain, baby melon hikapel ini juga tidak terkontaminasi oleh senyawa ethrel yang berbahaya serta rendah pestisida. Dengan begitu aman untuk dikonsumsi.
“Melon ini bisa dikemas sebagai buah tangan dan harapannya nanti bisa menjadi ikon,” tuturnya.
Saat dikenalkan ke publik, turut hadir Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., serta sejumlah pimpinan di lingkungan UGM. Peluncuran dilakukan usai Budi menyampaikan pidato pengukuhannya sebagai Guru Besar pada Fakultas Biologi UGM.
(Rani Hardjanti)