Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dijamin Bekal Tetap Hangat, Ini Kotak Makan Buatan 7 Mahasiswa FT UI

Feby Novalius , Jurnalis-Sabtu, 27 Juli 2019 |08:10 WIB
Dijamin Bekal Tetap Hangat, Ini Kotak Makan Buatan 7 Mahasiswa FT UI
Foto: Mahasiswa UI Buat Kotak Penghangat Makanan
A
A
A

JAKARTA - Membawa bekal saat kuliah atau bekerja bisa menjadi salah satu cara hidup sehat, baik untuk kesehatan jasmani maupun isi dompet. Tetapi terkadang makanan yang dibawa sudah dingin saat akan dikonsumsi.

Baca Juga: Viral Tolak Gaji Rp8 Juta UI: Itu Tak Mewakili Institusi

Tujuh mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) angkatan 2014 berhasil membuat sebuah kotak makan yang dapat menghangatkan makanan. Kotak makan yang bernama Sunny Side Box ini memanfaatkan tenaga surya, sehingga isinya tetap hangat.

Hal tersebut mungkin terjadi karena terdapat peltier pemanas dengan menggunakan sumber energi alternatif berupa panel surya. Ide kotak makan ini datang dari banyaknya keluhan akan perubahan cita rasa, aroma dan kualitas makanan yang dijadikan bekal saat pergi beraktivitas.

Kotak Penghangat Makanan Buatan Mahasiswa UI

Untuk itu, ke-tujuh mahasiswa yang terdiri atas Arin Wulandari, Bagus Anugrah Ramadhan, Deby Rahma Tsabita, Girindra Chaska Wardana Nimpuno, Hajid Naufal Atthousi, Hanny Banowati Arimbi dan Indira Prianda menciptakan sebuah kotak bekal terobosan baru ini.

Baca Juga: Soal Viral Mahasiswa Tolak Gaji Rp8 Juta, Apakah Betul Mahasiswa UI?

“Beberapa riset menunjukan bahwa mengkonsumsi makanan yang sudah dingin dapat menimbulkan gejala keracunan makanan. Oleh karena itu, kami mengkreasikan Sunny Side Box dengan harapan dapat menjadi solusi atas keresahan masyarakat. Seperti yang kita tahu, membawa bekal telah menjadi salah satu budaya masyarakat di Indonesia – tidak hanya anak TK melainkan juga pelajar, mahasiswa hingga karyawan,” ujar Bagus Anugrah seperti dikutip dari laman UI, Sabtu (27/7/2019).

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement