Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mahasiswa Brawijaya Ciptakan Alat Pembuat Asap Cair Pengawet Makanan

Vanni Firdaus Yuliandi , Jurnalis-Sabtu, 18 Agustus 2018 |13:19 WIB
Mahasiswa Brawijaya Ciptakan Alat Pembuat Asap Cair Pengawet Makanan
Foto: Alat Pembuat Asap Cair (Dok UB)
A
A
A

JAKARTA – Kabupaten Malang menghasilkan produksi kelapa sebesar 14.253 ton per tahunnya, sehingga menghasilkan limbah batok kelapa yang dihasilkan sebesar 12% atau 1.710 ton. Limbah tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pembuatan asap cair dengan melakukan proses pembakaran pada batok kelapa.

Seperti dikutip laman Universitas Brawijaya, Jakarta, Sabtu (18/8/2018), asap cair adalah cairan hasil dari proses pembakaran batok kelapa yang dapat diaplikasikan untuk pengawet getah karet, pembasmi hama tanaman (insektisida), hingga pengawet alami makanan pengganti boraks.

Pengolahan asap cair telah dilakukan oleh UKM (Unite Kegiatan Mahasiswa) Putra Tunggal. UKM tersebut merupakan satu-satunya UKM yang bergerak dibidang pembuatan asap cair di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Dalam melakukan produksinya, UKM Putra Tunggal masih menggunakan metode konvensional.

Dalam proses pembuatannya, memanfaatkan limbah asap hasil pembakaran batok kelapa sehingga ramah lingkungan, namun selama proses pembakaran terjadi kebocoran asap yang cukup tinggi.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement