Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mahasiswa Brawijaya Ciptakan Alat Pembuat Asap Cair Pengawet Makanan

Vanni Firdaus Yuliandi , Jurnalis-Sabtu, 18 Agustus 2018 |13:19 WIB
Mahasiswa Brawijaya Ciptakan Alat Pembuat Asap Cair Pengawet Makanan
Foto: Alat Pembuat Asap Cair (Dok UB)
A
A
A

Selain itu, UKM tersebut masih menggunakan bambu untuk media pengalir asap. Sehingga dengan metode konvensional tersebut, produk yang dihasilkan dari 3 ton batok kelapa berupa asap cair grade C dengan jumlah hanya 50 liter. Permasalahan lain yang dihadapi adalah menentukan teknologi yang tepat untuk mengubah asap cair grade C menjadi grade A untuk memenuhi permintaan pasar. Karena dengan produktivitas yang rendah, UKM tersebut akan kalah bersaing dengan industri asap cair lainnya.

Melihat permasalahan tersebut, lima mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Fakultas Teknologi Pertanian menciptakan MORICO. Mereka adalah Arsyika Oktaviani (FTP-2015), Sellyan Lorenza Olanda Putri (FTP-2015), Firda Pramesti (FTP-2015), Arta Harianti (FTP-2014), dan M. Fathussalam (FTP-2014).

Di bawah bimbingan dosen Angky Wahyu Putranto, mereka menggagas inovasi tersebut melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Teknologi (PKM-T) yang didanai oleh Kemristekdikti.

Arsyka Oktaviani menjelaskan, MORICO merupakan alat pembuatan asap cair grade A menggunakan teknologi DISCO (Distilaton Cyclone) untuk meningkatkan produktivitas UKM. Dengan alat tersebut, waktu produksi per batch dari 120 jam menjadi 48 jam.

Jumlah produksi asap cair grade C dari 50 liter menjadi 100 liter dan dapat menghasilkan asap cair grade A sebanyak 65 liter, sehingga didapatkan keuntungan per batch adalah 3.008.125 (meningkat lima kali dari 561.350).

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement