JAKARTA - Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali meraih predikat sebagai perguruan tinggi terbaik nomor satu di Indonesia versi 4International College and Universities (4ICU). Hal ini bukan kali pertama diraih oleh kampus yang berada di Yogyakarta itu. Untuk di tingkat Asia Tenggara, UGM menduduki urutan ke-3 dan berada di posisi 51 se-Asia.
Direktur Direktorat Sistem dan Sumber Daya Informasi (DSSDI), Widyawan, ST., M.Sc., Ph.D, mengatakan, peringkat perguruan tinggi versi 4ICU menunjukkan cerminan popularitas universitas berdasarkan keterkenalan dari website atau laman yang dimiliki. Pemeringkatan dilakukan berdasarkan pada algoritma dari lima web metrics berbeda dari empat search engine yang independen, yakni Moz Domain Authority, Alexa Global Rank, SimilarWeb Global Rank, Majestic Referring Domains, serta Majestic Trust Flow.
“Peringkat ini menunjukkan popularitas UGM yang baik dari jumlah kunjungan ke website UGM dan jumlah akses dari luar ke situs-situs di bawah domain ugm.ac.id,” kata Widyawan seperti dilansir dari laman UGM, Jumat (26/1/2018).
Widyawan mengatakan daily page views ke seluruh domain ugm.ac.id mencapai 1,3 juta per harinya. Sementara itu, terdapat 360 ribu daily visitors setiap harinya.
Pencapaian tersebut, lanjut dia, tidak hanya karena website yang bagus atau dengan tampilan yang menarik serta navigasi yang memudahkan pengunjung saja, namun juga dari konten dan informasi yang disajikan berkualitas serta relevan.
Tak hanya itu, kata Widyawan, website UGM juga didukung dengan penyediaan infrastruktur yang baik sehingga respons di website UGM bisa berjalan dengan cepat. Sejak tahun 2017 lalu UGM menyediakan bandwith dengan kapasitas yang cukup besar yakni 5 giga-byte.
“Dengan infrastruktur TI yang baik, konten yang kaya, dan bandwith besar memudahkan masyarakat umum dalam mengakses berbagai konten digital di UGM,” jelasnya.
Pemeringkatan versi 4ICU kali ini dilakukan melalui penilaian pada 13.000 perguruan tinggi di dunia. Perguruan tinggi yang dinilai adalah perguruan tinggi yang diakui, terlisensi, dan terakreditasi oleh kementrian pendidikan di negaranya masing-masing, memiliki program sarjana dan atau pascasarjana, serta masih menggunakan metode tatap muka dalam proses pembelajarannya.
(Susi Fatimah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik