Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

HARI MERDEKA: Sejarah Panjang Potret Pendidikan di Indonesia

Siska Permata Sari , Jurnalis-Kamis, 17 Agustus 2017 |09:11 WIB
HARI MERDEKA: Sejarah Panjang Potret Pendidikan di Indonesia
Foto: Wikipedia
A
A
A

Presiden RI Pertama kita, Ir. Soekarno merupakan lulusan HBS di Surabaya sebelum dirinya melanjutkan pendidikannya di Technische Hoogeschool (TH) Bandung yang kini dikenal dengan nama Institut Teknologi Bandung (ITB).

Masyarakat pribumi biasanya menempuh pendidikan dimulai dari HIS, MULO, dan AMS atau Algemeene Middelbare School yang setara dengan tingkat sekolah menengah atas (SMA). Hingga di permulaan abad ke-20 jalur pendidikan tingkat menengah di Indonesia masih sangat terbatas.

Untuk dapat meneruskan ke tingkat universitas saja, anak-anak Indonesia harus mengenyam pendidikan di HBS, suatu sekolah lanjutan selama lima tahun yang hanya bisa dimasuki kaum Belanda, Eropa, dan pribumi pilihan seperti bangsawan, priyayi, dan pegawai negeri.

Jumlahnya pun tidak tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Saat itu, pendidikan seperti berpusat di Pulau Jawa. Pada 1915, HBS sendiri hanya ada di Batavia, Surabaya, Semarang, dan Bandung.

(Susi Fatimah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement