Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perjuangan Mahasiswa Indonesia Taklukkan Gunung McKinley di AS

Siska Permata Sari , Jurnalis-Rabu, 14 Juni 2017 |10:08 WIB
Perjuangan Mahasiswa Indonesia Taklukkan Gunung McKinley di AS
Foto: Dok Unair
A
A
A

JAKARTA - Tiga mahasiswa Indonesia dari Universitas Airlangga (Unair) yang tergabung dengan Tim Airlangga Indonesia Denali Expedition (AIDeX) telah berhasil melalui ketinggian 14.100 kaki atau setara 4.297 meter di atas permukaan laut (mdpl) di Denali atau biasa dikenal Gunung McKinley di Amerika Serikat.

Tiga mahasiswa tersebut antara lain Muhammad Faishal Tamimi, Mochammad Roby Yahya, dan Yasak yang membagi pengalamannya menempuh pendakian di gunung tertinggi di Amerika Utara tersebut.

Mochammad Roby Yahya mengatakan, para pendaki tengah dihadapkan pada kondisi cuaca snow showers atau kondisi saat hujan-cerah-hujan salju datang silih berganti. Selain itu, ungkapnya, mereka juga menghadapi kondisi whiteout.

"Kondisi whiteout oleh salju cukup mereduksi jarak pandang kami. Kondisi whiteout bisa mengakibatkan garis horizon mengabur dan menyebabkan disorientasi arah," kisah Roby seperti yang dilansir dari laman Unair, Rabu (14/6/2017).

Selain berjuang menghadapi cuaca dan whiteout, tim tersebut juga berjuang melawan suhu dingin ekstrem yang mencapai minus 30 derajat celcius. Mereka juga melalui jalur bernama Windy Corner, yaitu sebuah sudut berangin di ketinggian 13.250 kaki selama delapan jam.

"Oksigen yang tipis dan terpaan wind chill membuat tim kesulitan mencapai target dan beberapa anggota ambruk terpelosok tebalnya salju," imbuhnya.

Di tengah kondisi tersebut, lanjut Roby, dirinya dan tim terus saling menguatkan dengan meneriakkan jargon. "Kami selalu meneriakkan jargon tabah sampai akhir agar tetap semangat," tandasnya.

(Susi Fatimah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement