Share

Latih Wirausaha, Mahasiswa Dirikan Kantin Kejujuran

Agregasi Antara, · Kamis 27 April 2017 18:30 WIB
https: img.okezone.com content 2017 04 27 65 1677983 latih-wirausaha-mahasiswa-dirikan-kantin-kejujuran-hshtTOYtiK.jpg Foto: Ilustrasi Okezone

MEULABOH - Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Teuku Umar, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh meluncurkan satu unit Kantin Kejujuran sebagai tempat belajar mahasiswa tentang kewirausahaan.

Ketua Panitia, Raju Aldi di Meulaboh, Kamis (27/4/2017) mengatakan, kantin kejujuran tersebut merupakan bagian dari upaya menyosialisasikan kepada mahasiswa dan masyarakat luas untuk menanamkan sikap kejujuran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Kantin Kejujuran ini, merupakan ide dan kreativitas dari adik-adik mahasiswa-mahasiswi ilmu komunikasi angkatan 2016/2017 dalam rangka belajar tentang kewirausahaan serta kerjasama tim untuk menanamkan sikap kejujuran," sebutnya.

Didampingi Sekretaris Pelaksana Ridwan, ia menjelaskan, aneka macam jajanan yang ditampilkan merupakan hasil kreasi mahasiswa/i yang tergabung dalam Komunitas Ilmu Komunikasi Fisip UTU bersama Himpunan Mahasiswa Komunikasi (Himakom).

Mereka memberi nama setiap makanan dengan mengambil simbol-simbol antikorupsi sebagai bentuk sosialisasi, seperti jajanan donat anti manipulasi diberinama Donasi, Onde-Onde Ombudsman, tahu isi grafitasi, peluncuran berlangsung selama dua hari.

Kegiatan ini merupakan simbolik dari suara komunitas ilmu komunikasi untuk mengajak masyarakat Indonesia, ayo belajar jujur hari ini. Ke depan kantin kejujuran akan diperluas oleh himpunan mahasiswa komunikasi di Kota Meulaboh, sebut Raju.

Sementara itu Sekretaris Prodi Ilmu Komunikasi Aduwina, saat membuka kegiatan tersebut mengutarakan, kegiatan yang penuh muatan pesan moral itu patut diapresiasi, hal demikian merupakan implementasi dari tridarma perguruan tinggi.

"Kegiatan mahasiswa-mahasiswi ini merupakan bagian integral dari Universitas Teuku Umar dalam membumikan pendidikan, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat di Barat Selatan Aceh (Barsela)," sebutnya.

Sesuai dengan visi-misi UTU yakni, a sour of inspiration, a source of reference, apalagi Fisipol-UTU sejak 2007 telah mengadakan kegiatan Training Of Trainer (TOT) yang difasilitasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang pendidikan anti korupsi.

Menindak lanjuti kegiatan yang diikuti perguruan tinggi di Aceh Barat tersebut, pada 2008 terhadap Pendidikan Anti Korupsi resmi menjadi bagian mata kuliah kepribadian (MPK) di Fisipol-UTU hingga kampus tersebut menyandang status negeri saat ini.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini