Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mahasiswa UNY Ciptakan Tempe Daun Singkong

Susi Fatimah , Jurnalis-Rabu, 05 Oktober 2016 |09:00 WIB
Mahasiswa UNY Ciptakan Tempe Daun Singkong
Foto: Dok UNY
A
A
A

Daun yang telah diiris tipis kemudian diratakan dan dibiarkan meremah agar tidak saling menggumpal. Setelah itu ditambahkan ragi tempe secukupnya. Jika pada campuran daun ketela tadi sudah terlihat butir-butir ragi maka pemberian dirasa sudah cukup.

Campuran daun ketela yang sudah diberi ragi selanjutnya siap dikemas baik dengan bungkus daun, kertas atau plastik. Campuran daun ketela dan ragi kemudian dimasukkan ke dalam plastik secukupnya, artinya tidak terlalu penuh dan tebal. Plastik dilubangi pada bagian permukaan atas dan bawah menggunakan garpu atau lidi untuk membantu proses fermentasi dalam pembuatan tempe.

Plastik berisi campuran tersebut kemudian di simpan di tempat yang terlindung dari sinar matahari selama 2-3 hari untuk memperoleh tempe siap olah.

Anggraeta Puspa M dari prodi Kimia FMIPA menambahkan, tempe daun singkong ini memiliki beberapa kelebihan. Salah satu kelebihannya adalah pada proses produksi, dimana pembuatan tempe ini lebih sederhana dan relatif bisa dilakukan oleh semua orang dibandingkan tempe dari kedelai.

“Jika pembuatan tempe dari kedelai pada umumnya memerlukan beberapa perlakuan seperti perendaman biji, pengukusan, pencucian dan pelepasan kulit ari yang prosesnya lama, namun pada tempe daun ketela hanya perlu direbus dan dicuci saja” tutupnya.

(Susi Fatimah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement