Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mahasiswa UNY Ciptakan Tempe Daun Singkong

Susi Fatimah , Jurnalis-Rabu, 05 Oktober 2016 |09:00 WIB
Mahasiswa UNY Ciptakan Tempe Daun Singkong
Foto: Dok UNY
A
A
A

Sebagian besar masyarakat yang memiliki ternak menggunakan daun singkong sebagai alternatif pakan bagi ternak jika rumput-rumputan mulai sedikit dan sulit ditemukan akibat musim kemarau.

Menurut mahasiswa prodi biologi FMIPA UNY tersebut daun singkong mengandung protein tinggi berkisar antara 23,42 persen, lemak 6,31 persen, serat kasar 15,80 persen, zat anti nutrisi HCN 550-620 ppm pada daun muda dan 400-530 ppm pada daun tua, vitamin A dan vitamin C.

Daun singkong juga dapat sebagai sumber protein nabati, sedangkan seratnya baik untuk pencernaan.

Mahasiswa lainnya, M. Reza Hendrajaya menjelaskan cara sekaligus praktik langsung pembuatan tempe daun ketela. Pertama kali, daun singkong yang relatif masih muda di rebus sampai lunak. Lama perebusan tergantung dari tingkat ketuaan daun, semakin tua daun maka waktu perebusan yang dibutuhkan akan semakin lama. Setelah daun lunak, selanjutnya daun ditiriskan dan dibilas dengan air mengalir lalu diperas hingga kering untuk mengurangi kadar asam sianidanya.

“Daun ketela yang sudah agak kering kemudian diiris tipis, untuk membantu mikroorganisme pemfermentasi bekerja lebih cepat membentuk jamur dan akhirnya menjadi tempe” kata mahasiswa prodi Bahasa dan Sastra Inggris FBS tersebut.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement