Suaidi Asyari menjelaskan, dengan peralihan status itu maka diharapkan Maret 2017, UIN Sultan Thaha Saifuddin sudah bisa menerima mahasiswa baru.
Di pihak lain, ia menjelaskan setelah berubah status menjadi UIN dengan penambahan prodi baru maka konstribusi lembaga pendidikan ini nantinya akan mampu memberikan konstribusi lebih besar kepada daerah, termasuk pemerintah.
"Nanti kita memiliki prodi yang alumninya bisa mengisi peluang-peluang pekerjaan di Pemda, BUMN dan swasta lainnya, sebab UIN Sultan Thaha nantinya akan memiliki laboratorium yang lengkap atas bantuan Bank Pembangunan Islam," kata Suaidi Asyari menjelaskan.
Dengan berubahnya status dari IAIN menjadi UIN Sultan Thaha Saifuddin, maka kontribusinya akan lebih besar yang disumbangkan ke daerah ini, kata dia menambahkan.
(Susi Fatimah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik