"Penugasan riset ini sebagian telah dilaksanakan kontraknya pada 17 Februari 2016 bersama dengan penugasan pengabdian masyarakat. Selain itu, terdapat juga insentif riset sistem inovasi nasional (Insinas) 2016 yang hari ini dilakukan penandatanganan surat perjanjian pelaksanaan penugasan penelitian oleh masing-masing institusi yang menerima," terangnya.
Dimyati menambahkan, untuk Insinas terdapat 890 proposal yang masuk. Hasil seleksi administrasi meluluskan 750 proposal. Dan dari seleksi substansi dan pemaparan diputuskan 283 proposal akan didanai Kemristekdikti.
"Dari proposal yang didanai tersebut ada tiga pengaju proposal yang memutuskan untuk mengundurkan diri sehingga total keseluruhan usulan yang didanai oleh Insinas adalah 280 proposal," jelasnya.
Acara penandatangan juga disaksikan langsung oleh Menristekdikti Mohammad Nasir. Dalam sambutannya, Nasir mengungkapkan, ke depan riset perlu diklasterkan untuk mengetahui apakah masih pada riset dasar, terapan, atau sudah pengembangan inovasi. Dia juga berupaya supaya riset Indonesia mampu dipublikasikan secara internasional dan menjadi referensi bagi peneliti-peneliti dunia.
(Rifa Nadia Nurfuadah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik