Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Akses Pendidikan Minim di Daerah

Iradhatie Wurinanda , Jurnalis-Kamis, 14 Januari 2016 |08:00 WIB
Akses Pendidikan Minim di Daerah
Pendidikan yang berada di daerah masih memiliki akses yang minim. (Foto: Dok. Okezone)
A
A
A

Arifin menambahkan, untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik, dia juga berencana memperbanyak balai-balai pelatihan. Sementara untuk anggaran, dia berupaya untuk mengalokasikan 10 sampai 15 persen anggaran daerah untuk pendidikan.

"Untuk mendukung revolusi mental, saya juga punya rencana agar pendidikan formal dan kegiatan mengaji di madrasah diniyah bisa bersinergi. Karena selama ini yang ngaji kebanyakan orang kurang mampu, karena orang kaya memilih kursus dan bimbel. Padahal, selain mencerdaskan otak, pendidikan juga harus bisa membentuk hati yang baik," pungkasnya. (afr)

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement