"Saya berharap pada tahun depan pusat riset dan kajian ini sudah terwujud. Dari beberapa lantai yang direncanakan untuk pusat kajian itu kampus akan melengkapinya dengan galeri dan perpustakaan bertemakan komik," imbuhnya.
Seniman terkemuka Indonesia, Arswendo Atmowiloto turut mendukung pembuatan pusat kajian dan riset komik tersebut. Dia pun menghibahkan 75 koleksi komik yang sudah sekian lama dia kumpulkan untuk IKJ sebagai bahan kajian awal.
Arswendo mengatakan, industri komik di Indonesia sudah jauh berkembang. Masalahnya, ketika komik masuk ke media visual ataupun film nasibnya malah habis. Tidak seperti di luar negeri, jelasnya, komik malah bahan pendukung suatu film.
"Contohnya saja film Batman atau Superman kan lahirnya dari komik dulu. Kalau di Indonesia komiknya sudah bagus tapi begitu masuk film habis (riwayatnya)," terangnya.
Kegiatan 28BIKINI sendiri akan berlangsung pada Kamis, 25 Juni pukul 17.30 WIB. Ajang refleksi DKVikj ini akan menampilkan peluncuran buku komik Sepanel Tiga Hati, buku kumpulan kartun Sapa Suru Datang Jakarta, workshop komik oleh Mice dan Reza Azer, serta diskusi komik bersama Beng Rahadian, Seno Gumira Ajidarma, Mice dan Saut Irianto. Ada juga reuni dan revitalisasi sekte komik bersama RezaAzer, Alfi Zackhyelle dan Pepeng "Naif" Indrasmoro.
(Rifa Nadia Nurfuadah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik